More

    Baru Diperbaiki Langsung Rusak! Jalan Nasional di Walantaka Dikeluhkan Warga

    Must Read

    Sebut Gubernur WH Tak Pro Pekerja, Buruh Puji Kepemimpinan Ratu Atut Chosiyah

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan buruh yang terdiri dari berbagai elmen serikat pekerja menggelar aksi demonstrasi di halaman pendopo Gubernur Banten,...

    Tiga Ormas di Banten Gelar Deklarasi Tolak Habib Rizieq Shihab ke Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tiga Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) terdiri dari Laskar Pendekar Banten Sejati (Lapbas), Jalak Banten, dan Barisan Ansor (Banser)...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Sejumlah warga mengeluhkan jalan nasional tepatnya dekat dengan tugu Selamat Datang di Kelurahan Kalodran, Kecamatan Walantaka yang kondisinya rusak parah.

    Jalan yang baru diperbaiki itu sebagian ruasnya bergelombang dan terdapat beberapa lubang, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan para pengendara.

    Salah seorang waga Walantaka Agus Munandar mempertanyakan, keseriusan pemerintah dalam memperbaiki jalan nasional tersebut, karena sering terjadi kecelakaan akibat jalannya berlubang dan bergelombang.

    “Kami masyarakat tahu itu jalan nasional dan kewenangannya dari kementerian, tetapi kami masyarakat harus mengadu ke mana,?” Katanya kepada awak media saat ditemui di kediamannya, Kota Serang, Selasa (7/7/2020).

    Menurut dia, beberapa waktu lalu warga mendatangi Pemkot Serang untuk meminta perbaikan, walaupun sifatnya bukan kewenangan kota paling tidak kota bisa mengoneksikan ke pemerintah pusat. Hasilnya, jalan tersebut langsung diperbaiki, namun sehari setelah diperbaiki jalan itu kemudian berlubang lagi.

    “Kami tahu kami masyarakat Kota Serang punya pimpinan yaitu wali kota. Maka kami mengadu kepadanya untuk segera menyikapi jalan rusak, Alhamdulillah wali kota meresponnya dengan cepat merintahkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menyurvei, menindak lanjuti dan memperbaiki,” ungkapnya.

    Kendati demikian, ujar dia, penyebab jalan rusak juga akibat banyaknya kendaran berat yang selalu berhenti di pinggir jalan. Sehingga, ia meminta pemerintah bukan hanya memperbaiki, tetapi juga mencari akar masalahnya agar kendaran-kendaraan berat tersebut tidak lagi merusak jalan.

    “Jalan di jalur Parung hingga Persada kurang lebih 500 meter itu jalan yang bahu atau pinggirannya sering digunakan parkir kendaraan berat, ditambah kalau di malam hari minim penerangan. Selain itu, kondisi jalan yang rusak dan bergelombang. Ini yang memicu sering terjadinya kecelakaan, mulai kecelakaan ringan cukup banyak dan yang meninggal juga tidak sedikit,” terang Agus.

    Agus pun berharap pemerintah daerah dapat menindak lanjuti aduan masyarakat kepada pemerintah pusat yang memiliki kewenangan atas jalan tersebut. mengingat jalan yang melintasi Kota Serang dan Kabupaten Serang ini kondisinya sangat memprihatinkan.

    “Harapan kami wali kota segera memediasi pemerintah pusat untuk menangani masalah ini. Jangan hanya jalan yang bergelombang dicakar atau dipangkas. Mungkin ini tidak dirasakan oleh kendaraan roda 4, tetapi sangat berbahaya bagi pengendara roda 2, dan korban pun sudah sangat banyak,” harapnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan pencabulan tersebut menimpa Ika Lestari,...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) berhasil...

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi (PLTPB) alias Getohermal. Berdasarkan informasi yang...

    UMK Banten 2021 Naik Sebesar 1,5 Persen, Ini Besaranya

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2021 di seluruh wilayah Banten naik sebesar 1,5 persen. Penetapan tersebut tertuang...
    - Advertisement -
    - Advertisement -