More

    BKKBN Banten Prediksi Angka Kehamilan Melonjak Selama Pandemi Covid-19

    Must Read

    Kondisi Covid-19 Membaik, RSUD Banten Kembali Layani Pasien Umum

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten membuka pelayanan pasien umum kini pasien non Covid-19 yang sedang...

    Raperda RZWP3K Dinilai Tidak Sinkron Dengan RTRW

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR-BPN) menyoroti lemahnya draf Raperda RZWP3K Provinsi Banten. Bahkan,...

    Bank Banten Bantah Dugaan Kredit Fiktif Senilai Rp 150 Miliar

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Direktur Bank Banten Kemal Idris membantah adanya tudingan kredit fiktif senilai Rp 150 miliar yang dilaporkan ke...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Masa Pandemi Covid-19 kencenderungan sering tinggal dirumah menimbulkan frekuensi untuk melakukan hubungan suami istri meningkat, selama tidak terlindungi alat kontrasepsi dan masih menstruasi kemungkinan terjadi kehamilannya tinggi.

    Demikian dikatakan oleh kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan provinsi Banten Aan Jumhana Mulyana saat ditemui di Kantor kerjanya BKKBN Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa (7/7/2020).

    “Anjuran ‘Stay At Home’ kita khawatir karena frekuensi kecenderungan untuk melakukan hubungan (seksual) suami istri akan lebih tinggi. Jadi, dari kebijakan dirumahkan (selama corona) memang ada konsekuensi logisnya,” tegasnya.

    Menurut dia, dalam mengantisipasi lonjakan kehamilan, BKKBN mengembangkan pola kerja layanan dengan skema berbeda, misalnya mendatangi rumah warga (door to door) demi melindungi peserta Keluarga Berencana (KB) melalui penggunaan alat kontrasepsi ditengah pandemi.

    “Kita melakukan sebuah terobosan Gerai Kencana (gerakan cegah putus pakai pelayanan keluarga berencana), kita pastikan peserta KB (Keluarga Berencana) semuanya harus tetap terlindungi menggunakan alat kontrasepsi,” ungkapnya.

    Konsep kerja, ujar dia, petugas lapangan bekerjasama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI), PNS dan non-PNS, tim gugus tugas, dan TNI.

    “Kemarin kita sudah rapat dengan TNI karena memang berbarengan dengan momentum TNI manunggal KB, maka kita gunakan momentum tersebut,” tuturnya.

    Tak hanya itu, lanjut dia, sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi pandemi BKKBN membagikan APD ke tenaga Pelayanan KB, berupa Masker, sarung tangan, dan baju hazmat.

    “Kita layanai masyarakat pengguna KB dengan standar pelayanan tetap harus dilakukan,” katanya.

    Selain itu, sambung dia, Selama masa pandemi Banten termasuk provinsi yang tren kenaikan KB-nya meningkat. “Pada tahun 2019 peserta KB ada 107 Ribu Akseptor, sedangkan 2020 ada 128 Ribu Akseptor,”imbuhnya.

    Dia juga menambahkan, BKKBN Banten sudah meluncurkan inovasi prodak yang berbeda dengan provinsi lain, tidak hanya gerai kencana, prodak lain seperti koin kencana (konten informatif seputar program berencana).

    “Jadi setiap hari kita meng-upload informasi-informasi tentang KB tentang ketahananan keluarga di medsos, dan prodak seruling kencana, (seputar ruang konseling keluarga berencana),” tandasnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Pedoman Penyusunan APBD 2021, Pemda Diminta Tetap Fokus Penanganan Covid-19

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara resmi telah menerbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 64 Tahun 2020...

    Sidang Gugatan Pemindahan RKUD Banten Masuk Tahap Penyerahan Resume Perdamaian

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sidang Perdata gugatan dugaan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang dilakukan Gubernur Banten Wahidin Halim terkait Pemindahan RKUD Bank Banten ke Bank Jawa...

    Innalilahi, Tokoh Pendiri Banten Wafat di RS Siloam Karawaci

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Masyarakat Banten kembali kehilangan salah satu tokoh pejuang sekaligus pendiri Provinsi Banten yakni Muchtar Mandala tutup usia di Rumah Sakit (RS) Siloam...

    PPDB di Banten Dinilai Marak Titipan Siswa

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Banten bagi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Kejuruan SMA/SMK tengah berlangsung. Namun dalam pelaksanaannya PPDB 2020...

    Duh! Ada Botol Miras di Halaman Gedung Dewan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pemandangan tidak etis nampak terlihat setelah ditemukan dua botol minuman keras (Miras) bekas berjenis anggur merah di sela-sela pohon sawit depan halaman...
    - Advertisement -
    - Advertisement -