More

    BKKBN Banten Prediksi Angka Kehamilan Melonjak Selama Pandemi Covid-19

    Must Read

    Harga Gabah Petani di Banten Alami Penurunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat rata-rata harga gabah di tingkat petani pada November 2020 mengalami penurunan. Penurunan...

    Banten Dinilai Darurat Kekerasan Perempuan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Hari Internasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan kerap diperingati setiap tanggal 25 November, namun kali ini berbeda lantaran...

    Jadi Tempat Esek-Esek, Pemkot Serang Bakal Sulap Kepandean

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kerap dijadikan tempat esek-esek, Pasar Kepandean direncanakan bakal di tata ulang atau dijadikan tempat terbuka hijau pada...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Masa Pandemi Covid-19 kencenderungan sering tinggal dirumah menimbulkan frekuensi untuk melakukan hubungan suami istri meningkat, selama tidak terlindungi alat kontrasepsi dan masih menstruasi kemungkinan terjadi kehamilannya tinggi.

    Demikian dikatakan oleh kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan provinsi Banten Aan Jumhana Mulyana saat ditemui di Kantor kerjanya BKKBN Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa (7/7/2020).

    “Anjuran ‘Stay At Home’ kita khawatir karena frekuensi kecenderungan untuk melakukan hubungan (seksual) suami istri akan lebih tinggi. Jadi, dari kebijakan dirumahkan (selama corona) memang ada konsekuensi logisnya,” tegasnya.

    Menurut dia, dalam mengantisipasi lonjakan kehamilan, BKKBN mengembangkan pola kerja layanan dengan skema berbeda, misalnya mendatangi rumah warga (door to door) demi melindungi peserta Keluarga Berencana (KB) melalui penggunaan alat kontrasepsi ditengah pandemi.

    “Kita melakukan sebuah terobosan Gerai Kencana (gerakan cegah putus pakai pelayanan keluarga berencana), kita pastikan peserta KB (Keluarga Berencana) semuanya harus tetap terlindungi menggunakan alat kontrasepsi,” ungkapnya.

    Konsep kerja, ujar dia, petugas lapangan bekerjasama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI), PNS dan non-PNS, tim gugus tugas, dan TNI.

    “Kemarin kita sudah rapat dengan TNI karena memang berbarengan dengan momentum TNI manunggal KB, maka kita gunakan momentum tersebut,” tuturnya.

    Tak hanya itu, lanjut dia, sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi pandemi BKKBN membagikan APD ke tenaga Pelayanan KB, berupa Masker, sarung tangan, dan baju hazmat.

    “Kita layanai masyarakat pengguna KB dengan standar pelayanan tetap harus dilakukan,” katanya.

    Selain itu, sambung dia, Selama masa pandemi Banten termasuk provinsi yang tren kenaikan KB-nya meningkat. “Pada tahun 2019 peserta KB ada 107 Ribu Akseptor, sedangkan 2020 ada 128 Ribu Akseptor,”imbuhnya.

    Dia juga menambahkan, BKKBN Banten sudah meluncurkan inovasi prodak yang berbeda dengan provinsi lain, tidak hanya gerai kencana, prodak lain seperti koin kencana (konten informatif seputar program berencana).

    “Jadi setiap hari kita meng-upload informasi-informasi tentang KB tentang ketahananan keluarga di medsos, dan prodak seruling kencana, (seputar ruang konseling keluarga berencana),” tandasnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Harga Gabah Petani di Banten Alami Penurunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat rata-rata harga gabah di tingkat petani pada November 2020 mengalami penurunan. Penurunan...

    Waduh! Kapolsek Walantaka Dicopot Pasca Kerumunan pada Pertandingan Sepak Bola

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca adanya kerumunan pada pertandingan sepak bola di Kecamatan Walantaka pada Rabu (3/12) lalu, Kapolsek Walantaka AKP Kasmuri, di copot jabatannya dan...

    Pasca Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Serang Terendam Banjir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah diguyur hujan deras semalaman, beberapa wilayah di Kota Serang terendam banjir, seperti di Komplek Citra Gading, Kampung Munjul Jaya, Kelurahan Karundang dan...

    Kota Serang Dikepung Banjir, Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kota Serang kembali dikepung banjir setelah diguyur hujan sejak Rabu malam hingga kamis (3/12) pagi. Beberapa titik yang jadi langganan banjir diantaranya komplek...

    Banten Dinilai Darurat Kekerasan Perempuan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Hari Internasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan kerap diperingati setiap tanggal 25 November, namun kali ini berbeda lantaran dihadapkan dengan situasi pandemi corona,...
    - Advertisement -
    - Advertisement -