More

    Tinjau Gudang Beras, Syafrudin Temukan Kekurangan Timbangan

    Must Read

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Wali Kota Serang Syafrudin menemukan adanya kekurangan timbangan beras dalam kemasan beras 10 kilogram untuk bantuan petani yang terdampak Covid-19.

    Kekurangan timbangan itu ditemukan pada 50 ton beras di gudang ketiga yang berlokasi di Kampung Suka Mulya, Kelurahan Kilasah, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Sedangkan di gudang satu dan gudang dua yang menyimpan beras sebanyak 175 ton sudah sesuai.

    “Yang 175 bagus timbangannya, yang 50 ton ini diperbaiki, ada kekurangan sedikit kurang lebih 3 gram,” kata Syafrudin saat meninjau langsung gudang beras milik Kota Serang di Kecamatan Kasemen, Kota Serang pada Selasa (7/7/2020) siang.

    “Saya tidak mau tahu, ini harus pas 10 kilogram, baik kurang satu ons ataupun satu biji saya tidak mau, ini untuk masyarakat, jadi ini tolong diperbaiki karena saya meninjau langsung kesini,” tegasnya.

    Ia mengatakan, Pemkot Serang menyediakan sebanyak 225 ton beras. Beras itu dibeli dari Petani dengan harga Rp10.525 perkilogram. Nantinya, beras itu akan dibagikan kepada masyarakat Kota Serang yang sama sekali belum tercover bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) baik dari tingkat pemerintah kota, provinsi, maupun pusat.

    “Kelompok calon penerima beras ini adalah kelompok masyarakat yang rawan pangan, buruh tani, Petani penggarap, Petani pemilik dengan luas lahan kurang dari satu hektar, dan memiliki KTP wilayah Kota Serang, itu yang kami utamakan dari 225 ton ini,” jelasnya.

    Syafrudin menuturkan bahwa nantinya pembagian beras itu akan dilakukan sebanyak dua tahap yang diperkirakan akan mulai pada bulan Agustus dan September tahun ini.

    Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Serang Edinata Sukarya mengaku dengan adanya temuan kekurangan timbangan beras tersebut, pihaknya akan segera memperbaiki agar sesuai dengan yang diharapkan Wali Kota Serang.

    “Kekurangan timbangan ini akan diselesaikan hari ini,” ujar Edinata saat di Konfirmasi wartawan.

    Ia menyampaikan bahwa Distan telah menyumbang anggaran sebesar Rp 2,3 Milyar untuk pengadaan 225 ton beras. Untuk beras sendiri, Edinata menyampaikan bahwa membelinya dari Petani yang berada di wilayah Kasemen.

    “Memang ini kita beli dari Petani di Kasemen, tapi ini akan kita bagikan untuk masyarakat Kota Serang yang terdampak melalui kelompok tani yang ada,” pungkasnya. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek libur Idul Fitri. Diketahui, MenPAN-RB Tjahjo...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...
    - Advertisement -
    - Advertisement -