More

    Dindikbud Banten Serahkan Teknis Besaran Nominal Kuota Internet ke Pihak Sekolah

    Must Read

    LUIB Kecam Keras Ormas Penolak Kedatangan HRS ke Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah organisasi Islam yang tergabung dalam Laskar Umat Islam Banten (LUIB) mengecam keras ormas yang menolak kedatangan...

    Klaster Perumahan Rawan Curanmor, Ratusan Kendaraan Berhasil di Amankan Polda Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Selama bulan Oktober hingga November jajaran Polres yang berada di Wilayah Hukum Polda Banten berhasil ungkap ratusan...

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan akan memfasilitasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tingkat SMA/SMK secara daring dengan memberikan pulsa ke setiap siswa melalui dana yang digulirkan dari Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDa) Banten senilai Rp 5,5 juta per siswa/pertahun.

    Plt Kepala Dinas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Prov Banten M Yusuf menuturkan, Dana BOSDa yang digulirkan merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam kerangka membantu proses belajar siswa secara online melalui berbagai fasilitas termasuk pulsa atau kuota, sedangkan teknis pemberian bantuannya akan diserahkan ke pihak sekolah.

    “Untuk siswa difasilitasi pulsa, teknis nominalnya berapa itu diberikan ke sekolah,” ucapnya kepada wartawan saat ditemui di Setda Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Rabu (8/7/2020).

    Menurut Yusuf alokasi BOSDa akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah. Terlebih, pihaknya memberikan keleluasaan kepada sekolah untuk mengatur pengelolaan serta teknis pendistribusian kuota kepada siswa.

    “Jadi nanti telpon siswa didaftarkan ke sekolah, Tidak ada ukuran berapa persen-persenan, sesuai kebutuhan saja. Siswa belajarnya berapa jam, berapa pertemuan dalam seminggu. Kan itu yang tau sekolah, sehingga nantinya setiap sekolah akan berbeda-beda nominalnya,” ujarnya.

    Disinggung terkait upaya pemprov dalam mengantisipasi penyimpangan Dana BOSDa, Yusuf menegaskan bahwa konteks pengawasan diserahkan sepenuhnya kepada aparat pengawas.

    “Gimana mau ada penyimpangan kalau benar telepon di daftarkan. Teknis juknis dari mentri seperti itu. kita melarang yang tidak sesuai SOP (Standar Operasional Procedure) dan juknis,” tandasnya.

    Untuk diketahui, Pemprov Banten Memperpanjang Kegiatan Belajar Mengajar Siswa SMA/SMK secara daring hingga Desember 2020 mendatang. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan pencabulan tersebut menimpa Ika Lestari,...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) berhasil...

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi (PLTPB) alias Getohermal. Berdasarkan informasi yang...

    UMK Banten 2021 Naik Sebesar 1,5 Persen, Ini Besaranya

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2021 di seluruh wilayah Banten naik sebesar 1,5 persen. Penetapan tersebut tertuang...
    - Advertisement -
    - Advertisement -