More

    Soal Jalan Rusak Diwalantaka, Begini Respon PUPR Kota Serang

    Must Read

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi...

    Kades Sukarame Tanggapi Kritikan Warga yang Tanam Pohon Pisang dan Kuburan di Jalan Rusak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca di kritik oleh puluhan warga Kampung Ciakar, Desa Sukarame, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang terkait jalan rusak...

    Tolak Keputusan Gubernur Soal UMK 2021, Buruh Banten Bakal Gelar Aksi Mogok

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan memasifkan sosialisasi penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim, terkait...

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Serang M Ibra Gholibi mengatakan sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat soal ruas Jalan Nasional Serang-Jakarta di Kelurahan Kalodran, Kecamatan Walantaka yang rusak.

    “Kita sudah koordinasikan, bahkan setiap musrenbang di provinsi dan pertemuan dengan pusat kita selalu usulkan agar jalan nasional ditingkatkan dan dilebarkan,” ucapnya kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya PUPR Kota Serang, Rabu (8/7/2020).

    Meski begitu, ujar dia, kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk mempercepat perbaikan jalan lantaran kebanyakan anggaran direcofusing untuk penanganan Covid-19.

    “Memang kondisi saat ini sedang sulit, Kita juga sebetulnya greget, tetapi kan bukan kewenangan kita. Tapi masyarakat mikirnya kewenangan kita, mungkin karena letaknya ada di Kota Serang,” katanya.

    Disinggung terkait penyebab kondisi jalan rusak, Ibra juga mengakui bahwa kendaraan berat salah satu penyebabnya, untuk itu. Pihaknya akan mengkoordinasikan kepada Dishub agar memberi sanksi terhadap perusak Jalan tersebut.

    “Nanti kita koordinasi juga dengan Dishub, agar kendaraan berat tidak parkir di bahu jalan, karena selain merusak jalan, penempatan mobilnya juga sangat membahayakan bagi keselamatan warga,” tandasnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq...

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak mempunyai izin akan di turunkan. Dirinya...

    Pangdam III Siliwangi: 1.000 Personil TNI Akan Ikut Amankan Pilkada Serentak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - TNI-Polri sudah menyiapkan personil untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Banten. Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto pun...

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui, peserta pada lelang jabatan Sekda...
    - Advertisement -
    - Advertisement -