More

    Penuhi 15 Indikator, Provinsi Banten Bergeser Menjadi Zona Kuning

    Must Read

    Puluhan Sekolah di Kota Serang Dikategorikan Belum Ramah Anak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Puluhan sekolah SMP di Kota Serang masih di dikategorikan sebagai Sekolah Ramah Anak. Pasalnya, masih banyak syarat-syarat...

    Ribuan Orang Berkerumun Hadiri Haul Syekh Abdul Qadir Jaelani, Gubernur WH: Saya Tidak Hadir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) menyatakan, pihaknya secara resmi telah memberikan izin perihal acara Haul Syekh Abdul...

    Diduga Deklarasi Damai Langgar Prokes, FPUIB di Polisikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Warga Kota Serang berinisial H melaporkan dugaan pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) pada acara Apel Akbar deklarasi damai...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Provinsi Banten telah memasuki zona kuning sebaran Covid-19 dengan kasus per hari terletak pada kisaran 101-105 kasus Covid-19. Hal itu berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional pada hari Rabu (8/7/2020) kemarin.

    Sebelumnya, Provinsi Banten telah keluar dari 10 besar kasus Covid-19 di Indonesia, kini wilayah Provinsi Banten telah masuki Zona Kuning dengan jumlah kumulatif kasus aktif sebanyak 261 kasus.

    Kepala Tim Gugus tugas sekaligus Gubernur Banten, Wahidin Halim menyebut transisi ke zona kuning atas keterlibatan berbagai pihak termasuk tim kesehatan yang didukung Polri dan TNI serta unsur lainnya.

    Meski sudah zona kuning, Gubernur menyarankan masyarakat yang sudah beraktifitas di luar rumah agar tetap mematuhi protokol kesehatan dalam kehidupan kesehariannya.

    “Saya ingin hingga ke titik nol, sampai titik yang aman hingga tidak ada lagi penularan,” ucapnya melalui pesan tertulis kepada wartawan, Kamis (9/7/2020).

    Sementara, Juru Bicara Gugus Tugas Banten Ati Pramudji Hastuti menuturkan bahwa terdapat 15 indikator yang menjadikan Provinsi Banten dinyatakan zona kuning oleh Pemerintah Pusat.

    Pertama, penurunan jumlah kasus positif, penurunan jumlah kasus ODP dan PDP, penurunan jumlah meninggal dari kasus positif, penurunan jumlah meninggal dari kasus ODP dan PDP.

    Selanjutnya, penurunan jumlah kasus positif yang dirawat di RS, penurunan jumlah kasus ODP dan PDP yang dirawat, kenaikan jumlah sembuh dari kasus positif (di atas 75 persen), kenaikan jumlah selesai pemantauan dan pengawasan dari ODP dan PDP, penurunan laju insidensi kasus positif per 100,000 penduduk.

    Kemudian, penurunan angka kematian per 100,000 penduduk, Jumlah pemeriksaan spesimen meningkat, positivity rate kurang dari 5 persen dari seluruh sampel yang diperiksa, proporsi positif hanya 5 persen, jumlah tempat tidur di ruang isolasi RS Rujukan mampu menampung sampai dengan lebih dari 20 persen jumlah pasien positif COVID-19, jumlah tempat tidur di RS rujukan mampu menampung lebih dari 20 persen jumlah ODP, PDP, dan pasien positif Covid-19.

    “Hasil penilaian ke lima belas indikator ini yang memiliki total skor 2,7 yang menyebabkan Banten menjadi Zona Kuning,” ujarnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Harga Gabah Petani di Banten Alami Penurunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat rata-rata harga gabah di tingkat petani pada November 2020 mengalami penurunan. Penurunan...

    Waduh! Kapolsek Walantaka Dicopot Pasca Kerumunan pada Pertandingan Sepak Bola

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca adanya kerumunan pada pertandingan sepak bola di Kecamatan Walantaka pada Rabu (3/12) lalu, Kapolsek Walantaka AKP Kasmuri, di copot jabatannya dan...

    Pasca Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Serang Terendam Banjir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah diguyur hujan deras semalaman, beberapa wilayah di Kota Serang terendam banjir, seperti di Komplek Citra Gading, Kampung Munjul Jaya, Kelurahan Karundang dan...

    Kota Serang Dikepung Banjir, Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kota Serang kembali dikepung banjir setelah diguyur hujan sejak Rabu malam hingga kamis (3/12) pagi. Beberapa titik yang jadi langganan banjir diantaranya komplek...

    Banten Dinilai Darurat Kekerasan Perempuan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Hari Internasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan kerap diperingati setiap tanggal 25 November, namun kali ini berbeda lantaran dihadapkan dengan situasi pandemi corona,...
    - Advertisement -
    - Advertisement -