More

    Resepsi Pernikahan Diperbolehkan, Tapi Perhatikan Protokol Kesehatan

    Must Read

    Disepakati, APBD 2021 Provinsi Banten Defisit Rp4,47 Triliun

    SERANG/POSPUBLIK.CO - DPRD Provinsi Banten menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2021 menjadi perda. Persetujuan diambil dalam...

    Jadi Tempat Esek-Esek, Pemkot Serang Bakal Sulap Kepandean

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kerap dijadikan tempat esek-esek, Pasar Kepandean direncanakan bakal di tata ulang atau dijadikan tempat terbuka hijau pada...

    APBD Kota Serang Tahun 2021 Defisit 75 Miliar

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Serang tahun anggaran 2021 alami defisit sebesar Rp 75,5...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Mengacu pada Perarutan Wali Kota Serang (Perwal) nomor 18 tahun 2020, Wali Kota Serang Syafrudin kembali mengijinkan pelaksanaan resepsi pernikahan (wedding) dengan beberapa catatan khusus.

    Hal tersebut karena, sebelum masa transisi new normal seperti yang diterapkan Pemerintah Kota Serang pada saat ini, sejumlah acara wedding yang berpotensi menjadi pusat keramaian tidak diperbolehkan keberlangsungannya, hal demikian sebagai upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

    Dengan keluarnya Perwal itu, Syafrudin menyampaikan, segala kegiatan baik perdagangan dan jasa serta lainnya sudah bisa dilaksanakan dengan mengacu pada aturan tersebut.

    “Perwal ini mengatur kegiatan dikerumunan masa dan kegiatan perdagangan yang selalu harus mengutamakan protokol kesehatan. Jadi kegiatan wedding ini memperhatikan protokol kesehatan,” ujar Syafrudin kepada wartawan usai menghadiri simulasi wedding yang diinisiasikan diadakan oleh Asosiasi Pengusaha Jasa Dekorasi Indonesia (ASPEDI) Banten di Kebon Kubil, Kota Serang, Kamis (9/7/2020).

    Orang nomor satu di Kota Serang tersebut menuturkan bahwa jumlah pengunjung yang akan menghadiri resepsi (wedding) pun dibatasi sebanyak 30 persen dari total kapasitas tempat berlangsungnya wedding itu.

    “Karena Perwal mengatur kegiatan kerumunan dibatas hingga 30 persen isi tempat kegiatan, jadi waktunya perlu diatur,” tutur Syafrudin.

    Agar protokol kesehatan dapat dengan efektif diterapkan pada kegiatan wedding, Syafrudin berpendapat perlu adanya petugas khusus yang melakukan pengawasan serta pihak Event Organizer (EO) yang dapat mengatur.

    “Ini harus ada petugas khusus, ada EO yang mengatur kegiatan ini,” pungkasnya.

    Sementara, ia menegaskan bahwa melalui pihaknya akan menutup pelaksanaan kegiatan wedding, apabila pihak pelaksana tidak mengikuti peraturan pemerintah yang telah berlaku.

    Ditempat yang sama, Wakil Ketua ASPEDI Banten Febriansah Slamet Pribadi mengaku, ingin menjadikan simulasi wedding tersebut sebagai patokan bagi pihak yang akan melaksanakan acara pernikahan.

    “Simulasi ini berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepolisian dan pihak setempat agar keamanan dan ketertiban kegiatan terjaga,” jelas Slamet.

    Dalam simulasi tersebut pula, Slamet mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan petugas khusus seperti yang dimaksud Wali Kota Serang barusan. Hal itu dilakukan untuk memberikan pelayanan khusus kepada pengunjung untuk dilakukan pengecekan suhu tubuh, diberikan handsanitizer, serta mengatur jaga jarak.

    “Simulasi ini untuk diketahui teman-teman semua pelaksanaan kegiatan,” ungkapnya. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Harga Gabah Petani di Banten Alami Penurunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat rata-rata harga gabah di tingkat petani pada November 2020 mengalami penurunan. Penurunan...

    Waduh! Kapolsek Walantaka Dicopot Pasca Kerumunan pada Pertandingan Sepak Bola

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca adanya kerumunan pada pertandingan sepak bola di Kecamatan Walantaka pada Rabu (3/12) lalu, Kapolsek Walantaka AKP Kasmuri, di copot jabatannya dan...

    Pasca Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Serang Terendam Banjir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah diguyur hujan deras semalaman, beberapa wilayah di Kota Serang terendam banjir, seperti di Komplek Citra Gading, Kampung Munjul Jaya, Kelurahan Karundang dan...

    Kota Serang Dikepung Banjir, Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kota Serang kembali dikepung banjir setelah diguyur hujan sejak Rabu malam hingga kamis (3/12) pagi. Beberapa titik yang jadi langganan banjir diantaranya komplek...

    Banten Dinilai Darurat Kekerasan Perempuan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Hari Internasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan kerap diperingati setiap tanggal 25 November, namun kali ini berbeda lantaran dihadapkan dengan situasi pandemi corona,...
    - Advertisement -
    - Advertisement -