More

    Selama Pendemi Covid-19, 18 Ribu Buruh di Banten Terkena PHK

    Must Read

    Harga Gabah Petani di Banten Alami Penurunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat rata-rata harga gabah di tingkat petani pada November 2020 mengalami penurunan. Penurunan...

    FPUIB di Polisikan, Advokat: Ada Orang Yang Benci Islam

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Warga Kota Serang berinisial H didampingi kuasa hukum dari Banten Lawyers Club (BLC) melaporkan dugaan pelanggaran protokol...

    Pasca Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Serang Terendam Banjir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah diguyur hujan deras semalaman, beberapa wilayah di Kota Serang terendam banjir, seperti di Komplek Citra Gading, Kampung...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Sebanyak 18 ribu karyawan mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan 29 ribu lainnya dirumahkan selama Pandemi Covid-19 di Provinsi Banten.

    Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Al Hamidi mengatakan, seluruh pekerja baik yang di PHK maupun dirumahkan tersebar di seluruh wilayah provinsi Banten.

    “Yang di PHK totalnya ada 18,587 jumlahnya bisa bertambah dan bisa berkurang, ada 29 ribu yang dirumahkan,” Ucap Al Hamidi Kepada Awak media saat dikonfirmasi lewat telephon seluler, Jum’at (10/7/2020).

    Selain itu, Al Hamidi menyebut bahwa jumlah perusahaan yang mengalami pailit (penutupan) terus meningkat, bahkan, menurutnya hingga saat ini hampir mencapai seratus perusahaan yang ditutup.

    “Totalnya ada 69 perusaahn di Banten itu semuanya gulung tikar, tapi jangan ditulis bangkrut tulis tutup saja, kalau ditulis bangkrut bahasnya menyakitkan,” ujarnya.

    Menurut dia, untuk menggenjot angka pengangguran di Banten akibat PHK Disnaker membuka program penempatan tenaga kerja di luar negeri. Pasalnya, ada dua negara yang sudah sepakat untuk melakukan kerjasama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yakni negara Jepang dan Amerika.

    “Kita sudah MoU ( Memorandum of Understanding), yang pasti sampai tahun 2024 dibutuhkan 30.000 tenaga kerja dari Banten,” katanya.

    Saat ini, Sambung Al, Disnaker tengah membuka rekrutmen program pelatihan tenaga kerja untuk mengolah skil tenaga lokal yang nantinya akan dikirim ke luar negeri.

    “Ada pelatihan bahasa, pelatihan dengan keahlian yang di minta dari sana (Jepang dan Amerika, red). Ada tenaga untuk medis dan perawat untuk jompo ada di perusahaan,” ungkapnya.

    Meski demikain, pihaknya mengakui pelatihan akan di utamakan untuk para korban PHK di tengah pandemi serta lulusan sekolah pada angkatan 2020.

    “Itu kan untuk keluar negeri ada yang ke Amerika dan Korea ada beberapa negara yang akan kita tindak lanjuti, di sisi lain kita juga akan menempatkan tenaga kerja yang korban PHK ini, lulusan SMA dan SMK akan kita latih dan sertifikasi dan di tempatkan,” terangnya.

    Sementara, Kabid Hubungan Industri dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang Iwan Setiawan mengaku di Kabupaten Serang ada 8 perusahaan yang tutup akibat pandemi Corona.

    “PT Transformer Indonesia, PT DSG Surya Mas, PT Indo Blok, PT Roda Mas Baja Intan, PT Master Plastindo, PT Bees Pootwear, PT Frnans Putratex dan PT Grasindo Prima Sukses,” tandasnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Harga Gabah Petani di Banten Alami Penurunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat rata-rata harga gabah di tingkat petani pada November 2020 mengalami penurunan. Penurunan...

    Waduh! Kapolsek Walantaka Dicopot Pasca Kerumunan pada Pertandingan Sepak Bola

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca adanya kerumunan pada pertandingan sepak bola di Kecamatan Walantaka pada Rabu (3/12) lalu, Kapolsek Walantaka AKP Kasmuri, di copot jabatannya dan...

    Pasca Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Serang Terendam Banjir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah diguyur hujan deras semalaman, beberapa wilayah di Kota Serang terendam banjir, seperti di Komplek Citra Gading, Kampung Munjul Jaya, Kelurahan Karundang dan...

    Kota Serang Dikepung Banjir, Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kota Serang kembali dikepung banjir setelah diguyur hujan sejak Rabu malam hingga kamis (3/12) pagi. Beberapa titik yang jadi langganan banjir diantaranya komplek...

    Banten Dinilai Darurat Kekerasan Perempuan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Hari Internasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan kerap diperingati setiap tanggal 25 November, namun kali ini berbeda lantaran dihadapkan dengan situasi pandemi corona,...
    - Advertisement -
    - Advertisement -