More

    Keberatan PSBB Diperpanjang, Ojol Ancam Gelar Aksi

    Must Read

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui,...

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperpanjang Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di wilayah Tangerang Raya dikeluhkan pengemudi ojek online (ojol).

    Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Banten Gograber Indonesia Anang Alimudin mengakui, saat ini seluruh pengemudi ojek online sangat keberatan atas kebijakan yang diambil oleh Gubernur Banten.

    “Ada gejolak di bawah bagi para ojol, karena dengan PSBB ini kami tidak bisa menarik penumpang hanya bisa membawa makanan,” katanya, Senin (13/7/2020).

    Ia mengatakan, pihaknya siap menggelar konsolidasi untuk menggeruduk Kantor Gubernur Banten, dan menyampaikan protes terhadap kebijakan yang dianggap berimbas pada pendapatan ojek online.

    “Rencana aksi akan ada, tapi kami menunggu ketua pusat, kalau di ACC olehnya kami akan melayangkan surat aksi,” tegasnya.

    Dimasa pendemi ini, lanjut Anang, seluruh ojol sudah menerapkan protokol kesehatan sebagai bentuk sinergitas untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

    “Gograber Indonesia yang punya legalitas dari negara selalu bersinergi dengan pemerintah, bagi ojol tidak masalah dan siap mengikuti protokol kesehatan, asalkan ojol dikasih ruang untuk menarik penumpang,” tandasnya

    Salah satu pengemudi ojek online di Kota Tangerang Jamal mengatakan, pihaknya kebingungan atas kebijakan perpanjangan PSBB. Padahal, menurutnya, di daerah lain seperti Jakarta, Bogor dan Bekasi sudah mulai dilonggarkan sehingga ojol bisa menarik penumpang.

    “Iya soalnya ojol pada bingung kalau masih di perpanjang, terusmah nggak bisa narik penumpang,” katanya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -