More

    PSBB Tangerang Raya Kembali Diperpanjang, Ini Alasannya

    Must Read

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front...

    Awasi Anggaran Covid-19 dan Pilkada, KPK Sadap Ratusan Nomor Telepon

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango mengaku, pihaknya saat ini tengah melakukan upaya penyelidikan tindak...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Gubernur Banten Wahidin Halim memutuskan untuk memperpanjang PSBB di tiga wilayah Tanggerang Raya, yakni Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang.

    Diketahui, sebelumnya PSBB Tangerang Raya berakhir 13 Juli 2020. Namun, atas perpanjangan tersebut kini PSBB diperpanjang selama 14 hari kedepan hingga tanggal 26 Juli 2020.

    Gubernur Wahidin Halim mengatakan, PSBB di wilayah Tangerang Raya diperpanjang agar masyarakat terbiasa hidup dengan penerapan protokol kesehatan. Menurutnya, sejak awal pembiasaan protokol kesehatan Covid-19 bisa jadi konflik bagi diri dan sebagian masyarakat.

    Namun lama-kelamaan karena kesadaran akan pentingnya menghadapi pandemi akhirnya jadi berkompromi dengan kebiasaan-kebiasaan dan nilai-nilai baru. Sebuah proses yang membutuhkan waktu.

    “Kita membutuhkan waktu sampai terjadi internalisasi diri. Kalau sudah menyatu, dan sudah jadi ter-institusionalisasi, Insya Allah tanpa sosialisasi lagi kita akan sudah terbiasa dan merasakan pentingnya dan manfaat suatu kehidupan baru,” ucapnya melalui keterangan tertulis yang diterima Pospublik.co, Senin (13/7/2020).

    Saat ini, ujar dia, Banten suah bergeser ke zona kuning yang sebelumnya bertenger di zona merah Covid-19. Resep yang paling ampuh untuk masuk zona kuning adalah soliditas di antara semua unsur yang ada di Provinsi Banten.

    “Inilah yang saya merasa bangga dan bahagia. Ketika wali kota, bupati, polisi, TNI dan seluruh unsur lapisan masyarakat solid. Dan ternyata masyarakat dengan kesadarannya ikut menciptakan budaya baru tanpa diperintah lagi,” katanya.

    Orang nomor satu di Banten ini khawatir jika PSBB dihentikan masyarakat akan liar dan melupakan pentingnya protokol kesehatan. Untuk itu, lanjut WH, PSBB diperpanjang dengan melonggarkan sejumlah yang memiliki resiko penularan rendah. Jika ada masyarakat yang masih melanggar PSBB, akan dikenakan sanksi supaya penurunan Covid-19 hingga titik nol.

    “Kegiatan lain yang beresiko tinggi, agak tinggi, dan sedang tentu harus menjadi perhatian kita bersama,” terang Wahidin.

    Terkait ritual keagamaan jelang Idul Adha, mantan Wali Kota Tanggerang itu meminta agar masyarakat tidak terganggu dengan perpanjangan PSBB. Dengan begitu, masyarakat masih boleh untuk memotong hewan kurban seperti tradisi sebelumnya, tapi harus menerapkan protokol Covid-19.

    “Tradisi seperti Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban jangan di RPH tapi tetap perlu diberikan kelonggaran untuk dilaksanakan di masjid-masjid dengan protokol kesehatan yang ketat,” tandasnya.(Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS)...
    - Advertisement -
    - Advertisement -