More

    Ancaman Demo Ojol Ditanggapi Santai Wagub Banten

    Must Read

    Marinir Kawal Pembongkaran PLTPB, LBH: Negara Abaikan Hak Dasar Rakyat Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rakyat Banten menduga ada persoalan besar dalam rangkaian pemaksanaan mobilisasi alat berat PT...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Ancaman demonstrasi (aksi) dari ojek online (Ojol) terhadap kebijakan perpanjangan status Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di wilayah Tangerang Raya ditanggai santai Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy.

    Ia mengaku bahwa Kebijakan PSBB hakikatnya untuk menyelamatkan seluruh rakyat Banten dari penyebaran virus corona. Terhadap kondisi Ojol, ia menilai wajar karena masih masa pandemi Covid-19.

    “Memang ini ada permasalahan dilematis khusunya Ojol, Kalau Ojol kan sudah ada aturannya dari pusat tidak boleh menarik penumpang dulu,” ucapnya saat ditemui di Pendopo Gubernur Banten, Senin (13/7/2020) kemarin.

    Andika Menyebut, penerapan PSBB jilid enam bukan atas dasar keputusan Pemprov Banten semata. Melainkan, atas permintaan dari Pemerintah Kabupaten Kota di Wilayah Tangerang Raya.

    “Ini upaya pemerintah untuk bagaiamana menjaga keselamatan warga termasuk kami juga sedang berusaha menguatkan perekonomian masyarakat melalui penguatan bantuan pemerintah,” katanya.

    Saat ini, ujar Andika, PSBB jilid enam tidak mengedepankan penutupan ruang-ruang publik seperti penerapan PSBB pada masa awal. “Justru sekarang sudah ada pelonggaran-pelonggaran terkait penguatan ekonomi. Rumah ibadah sudah dibuka dengan protap kesehatan, terus juga mal tempat perbelanjaan sudah dibuka,” ungkapnya.

    Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Banten Gograber Indonesia Anang Alimudin mengaku saat ini seluruh Ojol sangat keberatan atas kebijakan yang digulirkan oleh Gubernur Banten.

    “Ada gejolak di bawah bagi para Ojol, karena dengan PSBB ini kami tidak bisa menarik penumpang,” Pungkasnya.(Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -