More

    Jaringan Internet Sulit, Sekolah Diizinkan Belajar Tatap Muka

    Must Read

    Pasca Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Serang Terendam Banjir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah diguyur hujan deras semalaman, beberapa wilayah di Kota Serang terendam banjir, seperti di Komplek Citra Gading, Kampung...

    Disepakati, APBD 2021 Provinsi Banten Defisit Rp4,47 Triliun

    SERANG/POSPUBLIK.CO - DPRD Provinsi Banten menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2021 menjadi perda. Persetujuan diambil dalam...

    IMM Sebut Anggaran Perjalanan Anggota Dewan Habiskan Rp44 Miliar Ditengah Pandemi

    PANDEGLANG/POSPUBLIK.CO - Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Pandeglang menyayangkan penggunaan anggaran perjalanan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Gubernur Banten Wahidin Halim secara resmi mengizinkan proses berjalan mengajar secara tatap muka di ruang kelas untuk jejang pendidikan tingkat Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Tingkat Kejuruan (SMA/SMK).

    Kali ini, Sekolah yang diperbolehkan belajar tatap muka yakni sekolah yang telah memenuhi syarat dan kriteria khusus, salah satunya adalah sekolah yang kondisinya terletak di pelosok kampung yang sulit mengakses jaringan internet. Sehingga tidak bisa melakukan pembelajaran secara daring.

    “Dimungkinkan juga sekolah di daerah yang masih sulit sinyal untuk melakukan pertemuan tatap muka terbatas dengan menggunakan protokol kesehatan yang diawasi oleh Gurunya langsung,” ucap Wahidin Halim kepada Wartawan, Senin (13/7/2020) kemarin.

    Wahidin juga meminta sekolah menggunakan dana BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah) Daerah dari anggaran APBD Provinsi Banten untuk penyediaan pulsa atau pembelian kuota internet bagi para siswa.

    “Jangan jadi beban baru buat para orang tua,” ujarnya.

    Terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Sambung Wahidin, kondisinya saat ini berjalan baik sehingga tidak ditemukan kendala-kendala selama PPDB. Sedangkan, untuk pengenalan siswa baru dilakulan melalui daring.

    “PPDB lancar tidak ada masalah apa-apa,” terang Wahidin Halim.

    Sementara, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan, peraturan yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Banten sebagai upaya mempermudah siswa yang kesulitan mengakses jaringan internet. Karena selama ini banyak siswa yang mengeluh lantaran daerahnya tidak ada sinyal.

    “Sudah diusulkan oleh pemda kalau misalnya di Lebak dan Pandeglang, itu tidak semuanya sekolah daring ada yang luring (Luar Jaringan), sudah ada yang secara langsung (tatap muka), tapi dibatasi dalam konteks teknis pengajaranya,” ucapnya.

    Sejauh ini, kata dia, sistem belajar luring sebagian besar baru dilaksanakan di wilayah perkampungan. Walaupun, ada beberapa wilayah lain di pelosok yang masih menerapkan daring.

    Sementara itu, bagi sekolah yang berada di wilayah perkotaan dipastikan akan tetap menerapkan sistem belajar daring, karena penyebaran virus corona belum sepenuhnya berhasil di entaskan. Untuk itu, transisi sistem belajar siswa akan berubah setelah kondisi Banten sudah normal dan tidak ada penyebaran virus corona.

    “Diperkotaan tetap daring, kalau di pelosok bisa daring dan bisa luring,” tandasnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Harga Gabah Petani di Banten Alami Penurunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat rata-rata harga gabah di tingkat petani pada November 2020 mengalami penurunan. Penurunan...

    Waduh! Kapolsek Walantaka Dicopot Pasca Kerumunan pada Pertandingan Sepak Bola

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca adanya kerumunan pada pertandingan sepak bola di Kecamatan Walantaka pada Rabu (3/12) lalu, Kapolsek Walantaka AKP Kasmuri, di copot jabatannya dan...

    Pasca Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Serang Terendam Banjir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah diguyur hujan deras semalaman, beberapa wilayah di Kota Serang terendam banjir, seperti di Komplek Citra Gading, Kampung Munjul Jaya, Kelurahan Karundang dan...

    Kota Serang Dikepung Banjir, Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kota Serang kembali dikepung banjir setelah diguyur hujan sejak Rabu malam hingga kamis (3/12) pagi. Beberapa titik yang jadi langganan banjir diantaranya komplek...

    Banten Dinilai Darurat Kekerasan Perempuan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Hari Internasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan kerap diperingati setiap tanggal 25 November, namun kali ini berbeda lantaran dihadapkan dengan situasi pandemi corona,...
    - Advertisement -
    - Advertisement -