More

    Jasa Raharja Sebut Ada Tiga Komponen Pendongkrak PAD

    Must Read

    Pemkot Serang Khawatir Klaster Baru Penyebaran Covid-19 di BJB KCK Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah di tutup nya pelayanan pada Bank BJB KCK Banten, lantaran adanya klaster baru 83 pegawai dinyatakan...

    Klaster Perumahan Rawan Curanmor, Ratusan Kendaraan Berhasil di Amankan Polda Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Selama bulan Oktober hingga November jajaran Polres yang berada di Wilayah Hukum Polda Banten berhasil ungkap ratusan...

    Pekerja Migran Ilegal Asal Indonesia Capai 5,3 Juta Jiwa

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mencatat, sekitar 9 Juta pekerja migran asal Indonesia telah di berangkatkan...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Maju mundurnya kinerja pendapatan pajak di Banten sangat tergantung dari tiga komponen yang terlibat di dalamnya. Ketiga komponen itu yakni Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banten, Polda Banten, serta dari PT Jasa Raharja Banten.

    Hal tersebut disampaikan Kepala Cabang PT Jasa Raharja Cabang Banten, Dodi Apriansyah dalam Rapat Sosialisasi dan Publikasi PKS TIM Pembina Samsat Provinsi Banten. Dalam rapat tersebut dihadiri Badan Pendapatan Daerah Provisi Banten, Polda Banten, bersama dengan PT. BPD Jawa Barat tahun 2020, Selasa(14/7/2020).

    Menurutnya, dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pemerintah dihadapkan berbagai tantangan, baik dari internal maupun eksternal. Oleh sebab itu, perlu adanya peningkatan koordinasi dan kerjasama semua pihak.

    Dodi menjelaskan ada makna tertinggi dari sebuah koordinasi yakni, apabila semua unsur bekerja secara bersama-sama sesuai dengan fungsi dan otoritas masing-masing, hal demikian berguna untuk menjawab tantangan yang ada.

    “Seperti yang dilaporkan oleh kepala Bapenda bahwa kerjasama yang dibangun telah banyak membuahkan hasil dan kita akan terus mengupayakan itu sebagai upaya kita dalam membangun Provinsi Banten,” ungkap Dodi.

    Dengan biaya dari pajak dan retribusi yang dihasilkan pihak Samsat, sebagaimana hal tersebut bersumber dari masyarakat, maka pajak dan retribusi tersebut harus dipergunakan dengan amanah.

    Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Banten Opar menambahkan, sinergitas rencana program kerja tahun anggaran tahun 2020 ini harus terus ditingkatkan.

    “Ini demi meningkatkan koordinasi dan sinergitas kerjasama pemerintah Provinsi Banten melalui Bapenda bersama Kepolisian Daerah Banten, Kepolisian Daerah Metro Jaya dan PT.Jasa Raharja Cabang Banten,” ujarnya. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan pencabulan tersebut menimpa Ika Lestari,...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) berhasil...

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi (PLTPB) alias Getohermal. Berdasarkan informasi yang...

    UMK Banten 2021 Naik Sebesar 1,5 Persen, Ini Besaranya

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2021 di seluruh wilayah Banten naik sebesar 1,5 persen. Penetapan tersebut tertuang...
    - Advertisement -
    - Advertisement -