More

    Soal RZWP3K, Amuk Bahari Minta Pansus Turun ke Lapangan

    Must Read

    Marinir Kawal Pembongkaran PLTPB, LBH: Negara Abaikan Hak Dasar Rakyat Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rakyat Banten menduga ada persoalan besar dalam rangkaian pemaksanaan mobilisasi alat berat PT...

    Setahun Hilang Dicuri, Kendaraan Faizal Berhasil Ditemukan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Faizal Rahman (39) warga Walantaka, Kota Serang, langsung bergegas mendatangi Mapolda Banten. Hal itu menyusul adanya, penangkapan puluhan...

    Buruh Menunggu Keputusan UMK 2021

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, Al Hamidi memastikan Jumat besok (20/11/2020) Gubernur Banten...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Aliansi Masyarakat untuk Keadilan (Amuk) Bahari Provinsi Banten meminta panitia khusus (pansus) RZWP3K turun ke lapangan agar melihat kondisi nyata kehidupan masyarakat serta mengakomodir kepentingan nelayan.

    Hal itu karena, raperda RZWP3K dinilai akan mengebiri ruang hidup masyarakat nelayan karena beberapa draf pembahasan pokok sangat krusial.

    “Pemerintah baik eksekutif maupun legislatif harus menyerap aspirasi nelayan, Jangan sampai ketika uji publik justru masyarakat nelayan tersingkirkan dari kehidupannya,” ucapnya perwakilan Amuk Bahari Aeng saat dikonfirmasi lewat telepon seluler, Rabu (15/7/2020).

    Menurut Aeng, raperda RZWP3K akan memisahkan zona tangkap nelayan dari satu zona ke zona lain seperti dipisahkannya zona wisata, dan zona tambang.

    “Yang jelas aktivitas tangkap ikan nelayan pasti akan terganggu, jika disatu titik tidak dapat ikan pasti kan berpindah ke titik lain, nah dengan regulasi RZWP3K zona tangkap ikan nelaya di pisahkan,” katanya.

    Sejauh ini, ujar dia, Pemerintah hanya mementingkan pembahasan zona tambang sehingga terlihat arah kebijakan tersebut hanya untuk memfasilitasi investor swasta, pengusaha, dan penguasa.

    Aeng juga menuturkan, arah pembangunan laut di Banten berorientasi terhadap pembangunan infrastruktur melalui Kawasan Strategis Nasional (KSN) sekaligus pembangunan ekstraktif dan eksploitatif melalui proyek pertambangan. Ditambah, alokasi ruang untuk proyek reklamasi yang berada di 54 kawasan pesisir Banten.

    “Proyek-proyek ini akan menggusur ruang hidup masyarakat pesisir, tak ada pilihan lain bagi masyarakat kecuali menolak raperda RZWP3K yang memberika karpet merah bagi investasi dan merampas ruang hidup masyarakat pesisir,” tegasnya.

    “Jangan ngebahas masalah tambang saja tapi seluruh zona harus diperhatikan, disitu juga banyak kepentingan-kepentingan masyarakat nelayan yang harus difasilitasi dan diakomodir pemerintah,” imbuhnya.

    Aeng Berharap, dalam pembahasan pansus akan melibatkan masyarakat nelayan sehingga seluruh kepentingan dan aspirasi masyarakat nelayan benar-benar terakomodir dalam Perda tersebut.

    “Alangkah baiknya masyarakat yang terdampak diberi kesempatan untuk ikut dalam pembahasan pansus RZWP3K,” tandasnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Tolak Keputusan Gubernur Soal UMK 2021, Buruh Banten Bakal Gelar Aksi Mogok

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan memasifkan sosialisasi penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim, terkait...

    Marinir Kawal Pembongkaran PLTPB, LBH: Negara Abaikan Hak Dasar Rakyat Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rakyat Banten menduga ada persoalan besar dalam rangkaian pemaksanaan mobilisasi alat berat PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG)...

    Awasi Anggaran Covid-19 dan Pilkada, KPK Sadap Ratusan Nomor Telepon

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango mengaku, pihaknya saat ini tengah melakukan upaya penyelidikan tindak pidana korupsi (Tipikor) secara tertutup...

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut keterangan warga setempat yang berada...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan pencabulan tersebut menimpa Ika Lestari,...
    - Advertisement -
    - Advertisement -