More

    MPLS Pada Masa Covid-19, YPI Mathlab El Awam Suguhkan Pola Berbeda

    Must Read

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik...

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak...

    SERANG/POSPUBLIK.CO -Memasuki tahun ajaran baru 2020/2021, Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Mathlab El Awam Cikande lakukan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

    Pembina OSMA Mu’awinu Ali Bustamillah mengatakan bahwa di masa pandemi Covid-19 yang masih mewabah ini, pihaknya menyuguhkan MPLS dengan pola dan materi yang sedikit berbeda dari sebelumnya.

    Para siswa dan siswi baru YPI Mathlab El Awam Cikande disuguhkan pemateri langsung dari tenaga ahli kesehatan. Dengan tujuan, berlangsungnya pendidikan dimasa pandemi seperti saat ini, para siswa dan siswi dapat terhindar dari bahaya virus mematikan tersebut.

    “Ini agar siswa-siswi baru Mathlab El Awam bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan sekitar, baik seputar kurikulum yang digunakan sekaligus kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler yang akan dijalankan. Akan tetapi juga siswa-siswi bisa menjaga kesehatan dan lingkungan serta mengatur pola hidup bersih dan sehat agar terhindar dari penyebaran wabah virus Covid-19,” kata pria yang kerap disapa Ali, pada Senin (20/7/2020).

    Selain materi mengenaai kesehatan dari tenaga ahlinya, Ali juga menyampaikan bahwa materi dasarnya seperti sejarah pondok pesantren, menjaga lingkungan dari pergaulan bebas, kedisiplinan, Tata tertib dan peraturan, Kurikulum dan ekstrakurikuler turut diberikan sebagai bekal bagi siswa-siswi baru.

    Ali menjelaskan bahwa materi yang disampaikan pada kegitan MPLS tersebut juga sebagai bekal penunjang siswa-siswi baru, agar bisa di implementasikan pada kehidupan sehari-hari. Tentunya hasil dari kegiatan tersebut diharapkan para siswa-siswi dapat aktif, berprestasi serta taat aturan.

    “Maka materi yang diberikan bisa di implementasikan di kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

    Ia berharap dengan berlangsungnya Kegiatan Belajara Mengajar (KBM) di tengah masa pandemi Covid-19 yang masih merebak, tidak menjadi hambatan untuk proses penyaluran ilmu kepada para murid di YPI Mathlab El Awam Cikande.

    “Yang terpenting para siswa-siswa harus bisa jaga kesehatan di masa pandemi ini, supaya terhindar dari virus mematikan itu,” tandasnya. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -