More

    Pilkada Kabupaten Serang Dinilai Rawan Politik Uang dan Pengerahan ASN

    Must Read

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik...

    Marinir Kawal Pembongkaran PLTPB, LBH: Negara Abaikan Hak Dasar Rakyat Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rakyat Banten menduga ada persoalan besar dalam rangkaian pemaksanaan mobilisasi alat berat PT...

    Awasi Anggaran Covid-19 dan Pilkada, KPK Sadap Ratusan Nomor Telepon

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango mengaku, pihaknya saat ini tengah melakukan upaya penyelidikan tindak...

    SERANG/POSPUBLIK.CO -Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menilai Pilkada di Kabupaten Serang paling rawan permainan politik uang dan pengerahan Aparatur Sipil Negara (ASN). Pasalnya, Secara Nasional Kabupaten Serang berada di peringkat ke-13 dengan skors 66, 04.

    Oleh sebab itu, Bawaslu RI meminta Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan Bawaslu di Kabupaten Serang agar segera mengantisipasi kerawanan dengan menerapkan dan menegakan peraturan secara profesional.

    “Kerawanan ini menjadi penting untuk segera diantisipasi, kita buat (Peraturan, red) untuk mencegah yang tidak dibenarkan,” ucap Divisi Pengawasan dan Sosialisasi Bawaslu RI Mochamad Afifuddin kepada wartawan, Senin (20/7/2020).

    Dia berujar, Ketidaknetralan ASN yang bermuara pada politik uang harus di waspadai Bawaslu. Apalagi, jika lawannya incumbent maka harus betul-betul diperketat tingkat pengawasannya.

    Tak hanya di Kabupaten Serang, lanjut dia, ada 269 daerah yang tersebar di Indonesia akan melaksanakan Pilkada serentak pada Desember 2020 mendatang. Maka, jika ada ASN yang sengaja melakukan pelanggaran sebagai konsekuensinya akan diberikan sanksi mulai dari teguran hingga pemecatan. Sedangkan, penangananya akan dilimpahkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

    “Politik uang menjadi salah satu dari dua indeks kerawanan dalam pemilihan (Pilkada Serentak) Tahun 2020 di 270 daerah. Satu, politik uang dan kedua, Netralitas ASN (Aparatur Sipil Negara), ini menjadi penting untuk diantisipasi baik pencegahan atau penindakan, kita sudah bekerjasama dengan berbagai pihak agar tidak terjadi politik uang, untuk ASN akan kita koordinasikan dengan KASN,” ungkapnya.

    Karena pelaksanaan Pilkada dimasa pandemi corona, ujar dia, seluruh penyelenggara pengawas maupun pemilih serta calon harus menerapkan protokol kesehatan guna menghindari klaster baru penyebaran Covid-19.

    “Catatan penting harus kerja profesional sesuai dengan standar tata pelaksanaan pengawasan dan menerapkan protkol kesehatan,” katanya.

    Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Serang Yadi mengatakan, pihaknya telah melakukan pengawasan terhadap seluruh ASN agar tidak terjadi penyimpangan dalam rangka pemenangan salah satu paslon.

    “Netralitas ASN sudah dilakukan dari awal kalau ada yang melanggar kami kembalikan ke peraturan Bawaslu Nomor 14 tahun 2017 tentang penanganan laporan pelanggaran,” ujarnya.

    Selain itu, yadi menyebut dalam rangka memperkuat personil atau penguatan kelembagaan Bawaslu secara intens telah melakukan koordinasi melalui daring. Bahkan, secara bertahap Bawaslu sudah melakukan sosialisasi ke berbagai titik di Kabupaten Serang.

    “Kami sudah lakukan sosialisasi di 29 kecamatan yang melibatkan tokoh masyarakat dan pemuda,” tandasnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -