More

    Realisasi Anggaran Pemkot Serang Baru Mencapai 39,80 persen

    Must Read

    Waduh, Pinjaman Uang Pemprov Banten Dinilai Cacat Hukum

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pakar Hukum Tata Negara Lia Riesta Dewi menyebut pinjaman keuangan daerah senilai Rp 1,4 triliun kepada PT...

    Minim Pasokan, Harga Cabai Rawit di Pasar Rau Semakin ‘Pedas’

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Harga cabai rawit merah di Pasar Induk Rau (PIR) terus mengalami kenaikan dan semakin 'pedas' bagi kantong...

    PPDB di Banten Dinilai Marak Titipan Siswa

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Banten bagi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Kejuruan SMA/SMK tengah berlangsung....

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Ada beberapa hal yang menjadi penyebab rendahnya serapan (realisasi) pada lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Serang pada semester pertama tahun 2020.

    Hal tersebut disampaikan Wali Kota Serang Syafrudin usai memimpin rapat kerja daerah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Serang, evaluasi dan realisasi APBD, di gedung Sekretariat Daerah Kota Serang, Senin, (20/7/2020).

    Kelima OPD tersebut yakni Kecamatan Cipocok Jaya, Kecamatan Taktakan, Kecamatan Serang, Dinas Pekerjaan Umum Permukiman Rakyat (DPUPR), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

    “Paling banyak kecamatan dengan kendalanya dana DAUT yang baru bisa dicairkan. Sebelumnya, dana tersebut distop oleh pusat karena keadaan Covid-19,” ujar Syafrudin kepada wartawan.

    Sedangkan penyebab rendahnya realisasi anggaran lainnya yang dialami oleh DPUPR disebabkan lelang yang agak lambat, dan untuk BPBD ada pekerjaan yang belum direalisasikan.

    “DPUPR InsyaAllah bulan ini selesai. BPBD ada pekerjaan yang direalisasikan,” ungkapnya.

    Selain itu, Syafrudin menyebutkan realisasi anggaran Pemerintah Kota (Pemkot) Serang pada semeter awal tahun ini sudah mencapai 39,80 persen, dengan realisasi tertinggi dipegang oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) capai 55,98 persen.

    “Sekretariat DPRD capai 49,65 persen, Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) capai 49 persen, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) capai 46 persen dan Inspektorat Kota Serang 45 persen,” jelasnya. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Pedoman Penyusunan APBD 2021, Pemda Diminta Tetap Fokus Penanganan Covid-19

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara resmi telah menerbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 64 Tahun 2020...

    Sidang Gugatan Pemindahan RKUD Banten Masuk Tahap Penyerahan Resume Perdamaian

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sidang Perdata gugatan dugaan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang dilakukan Gubernur Banten Wahidin Halim terkait Pemindahan RKUD Bank Banten ke Bank Jawa...

    Innalilahi, Tokoh Pendiri Banten Wafat di RS Siloam Karawaci

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Masyarakat Banten kembali kehilangan salah satu tokoh pejuang sekaligus pendiri Provinsi Banten yakni Muchtar Mandala tutup usia di Rumah Sakit (RS) Siloam...

    PPDB di Banten Dinilai Marak Titipan Siswa

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Banten bagi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Kejuruan SMA/SMK tengah berlangsung. Namun dalam pelaksanaannya PPDB 2020...

    Duh! Ada Botol Miras di Halaman Gedung Dewan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pemandangan tidak etis nampak terlihat setelah ditemukan dua botol minuman keras (Miras) bekas berjenis anggur merah di sela-sela pohon sawit depan halaman...
    - Advertisement -
    - Advertisement -