More

    Laju Pertumbuhan Ekonomi Kota Serang Minus di Triwulan Pertama Tahun 2020

    Must Read

    Klaster Perumahan Rawan Curanmor, Ratusan Kendaraan Berhasil di Amankan Polda Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Selama bulan Oktober hingga November jajaran Polres yang berada di Wilayah Hukum Polda Banten berhasil ungkap ratusan...

    Pemkot Serang Khawatir Klaster Baru Penyebaran Covid-19 di BJB KCK Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah di tutup nya pelayanan pada Bank BJB KCK Banten, lantaran adanya klaster baru 83 pegawai dinyatakan...

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Sebagai dampak dari Covid-19, laju pertumbuhan ekonomi di Ibukota Provinsi Banten mengalami penurunan pada triwulan pertama tahun 2020.

    Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Serang Dadang Ahdiat menduga penuruan laju pertumbuhan ekonomi tersebut disebabkan pada masa pandemi ini banyak terjadi kasus pemecatan, serta masyarakat yang berhenti membuka usahanya.

    “Kita sudah melihat sekarang ini banyak sekali orang yang menganggur karena terjadi pemecatan di Perusahaan-perusahaanya,” kata Dadang kepada wartawan, Selasa (21/7/2020).

    Menurutnya, jika laju pertumbuhan ekonomi di Kota Serang ini tidak mengalami peningkatan, maka akan berdampak pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Karena ia memperkirakan tahun ini akan minus.

    “Perkiraan saya itu tahun ini masih minus, jadi APBD Kota Serang juga akan berpengaruh. Saya yakin semua daerah pasti terdampak,” ungkap Dadang.

    Ia menjelaskan bahwa laju pertumbuhan ekonomi Kota Serang pada triwulan pertama tahun ini sebesar -1.69 persen. Angka tersebut berdasarkan data yang diperolehnya dari laju Produk Domestik Regional Beruto (PDRB) Kota Serang.

    “Pertumbuhan ekonomi itu bagus tentunya jika ada peningkatan dari tahun sebelumnya dan setiap tahunya naik terus,” jelasnya.

    “Untuk triwulan kedua tahun ini masih dalam penghitungan,” pungkasnya. (jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan pencabulan tersebut menimpa Ika Lestari,...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) berhasil...

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi (PLTPB) alias Getohermal. Berdasarkan informasi yang...

    UMK Banten 2021 Naik Sebesar 1,5 Persen, Ini Besaranya

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2021 di seluruh wilayah Banten naik sebesar 1,5 persen. Penetapan tersebut tertuang...
    - Advertisement -
    - Advertisement -