More

    Terdampak Covid-19, 3 Juta Orang Terkena PHK dan Dirumahkan

    Must Read

    Pangdam III Siliwangi: 1.000 Personil TNI Akan Ikut Amankan Pilkada Serentak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - TNI-Polri sudah menyiapkan personil untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Banten. Pangdam III Siliwangi Mayjen...

    Buruh Nilai KHL Tidak Sensitive Gender

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kesenjangan buruh gender dalam dunia pekerjaan dan upah dinilai semakin melebar, bahkan regulasi yang mengatur komponen kebutuhan...

    PSBB Banten Kembali Diperpanjang hingga Desember 2020

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Banten kembali diperpanjang selama satu bulan penuh. Keputusan tersebut tertuang dalam...

    SERANG/POSPUBLIK.CO -Ketenagakerjaan masih menjadi masalah di Negara Indonesia, kondisi angkatan kerja yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) per Ferbuari 2020 tingkat pengangguran terbuka masih 6,8 juta berarti masih 4,9 juta per Februari 2020 rakyat masih belum mendapatkan kesempatan untuk bekerja.

    Demikian dikatakan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI Ida Fauziyah saat membuka pelatihan PBK gelombang II dan Penyerahan Hasil Pelatihan Penanganan Dampak Covid-19 di BBPLK, Kota Serang, Banten, Selasa (21/7/2020).

    “Dampak Covid-19 tidak hanya kepada sektor kesehatan saja melainkan sudah sangat meluas masuk ke sektor-sektor perekonomian pada akhirnya paling terasa dampaknya pada sektor ketenagakerjaan,” katanya.

    Saat ini, kata Ida, gelombang tsunami PHK masal sangat dahsyat terus menghempas para tenagakerja di seluruh wilayah yang tersebar di Indonesia. Sehingga memakan jutaan buruh terpaksa harus dihentikan dari perusahaan.

    “Pandemi Covid-19 ini telah mengakibatkan 1,7 juta saudara-saudara kita yang harus di PHK (pemutusan hubungan kerja), datanya itu terferivikasi dengan baik,” katanya.

    Sedangkan, lanjut dia, Ada sekitar 1,3 juta buruh lainya yang merupakan tenaga kerja dibidang informal terpaksa harus dirumahkan.

    “kurang lebih dampak pandemi ini ada 3 juta lebih saudara-saudara kita yang kehilangan pendapatan sehingga tidak memiliki pendapatan sama sekali,” ungkapnya.

    Dia berujar, sampai saat ini lembaga kesehatan dunia (WHO) belum bisa memastikan kapan vaksin Covid-19 bisa ditemukan. Untuk itu, sektor tenagakerja tidak boleh ketergantungan dengan masa Covid-19 seperti menunggu berakhir Covid-19 , akan tetapi sektor tenaga kerja harus tetap beroperasi guna meminimalisir jumlah pengangguran di Indonesia.

    “Kegiatan-kegiatan yang mengarah pada peningkatan produktifitas, pelatihan peningkatan kompetensi harus jalan terus dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19, Kita tidak mungkin berhenti berkegiatan, berhenti berproduktif,” jelasnya.

    Ida mengakui, angkatan kerja masih didominasi tingkat pendidikan SMA/SMK kebawah, sedangkan, diluar jalur pendidikan tersebut akan kesulitan untuk memperoleh pekerjaan yang layak dan memadai.

    “Bisa dibayangkan dengan SDM (sumber daya manusia) yang tingkat pendidikanya SMP (Sekolah Menengah Pertama) kebawah, maka kita bisa pastikan bahwa mereka kompetensinya rendah, berikutnya produktifitasnya juga rendah,” tegasnya.

    Maka dari itu, Pihaknya meminta pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas SDM serta mengintensifkan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan.

    “Ya harus membangun forum kerjasama dengan industri dan meningkatkan kompetensi dan produktifitas itu harus menyesuaikan dengan kebutuhan industri,” tandasnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq...

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak mempunyai izin akan di turunkan. Dirinya...

    Pangdam III Siliwangi: 1.000 Personil TNI Akan Ikut Amankan Pilkada Serentak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - TNI-Polri sudah menyiapkan personil untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Banten. Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto pun...

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui, peserta pada lelang jabatan Sekda...
    - Advertisement -
    - Advertisement -