More

    Izin PLTPB Padarincang Diklaim Sudah Diperpanjang

    Must Read

    Marinir Kawal Pembongkaran PLTPB, LBH: Negara Abaikan Hak Dasar Rakyat Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rakyat Banten menduga ada persoalan besar dalam rangkaian pemaksanaan mobilisasi alat berat PT...

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten Eko Palmadi mengklaim izin Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) atau Geothermal di Padarincang sudah diperpanjang pemerintah pusat melalui Kementerian Sumber Daya Mineral (KSDM).

    “Izin itu sudah ada perpanjangan dari kementerian pusat. Kan itu kementerian yang ngeluarin (Izin) bukan daerah, kita nggak ngeluarin izin,” ucapnya saat ditemui di Gedung DPRD Banten, Rabu (22/7/2020).

    Meski begitu, kata Eko, ketika perusahaan sudah memulai tahapan eksplorasi, terdapat beberapa kendala termasuk penolakan dari warga Padarincang. Sehingga perusahaan tersebut tidak dapat berjalan dengan baik.

    “Ya ada penolakan dari masyarakat saya nggak ngerti penolakannya itu yang mau di bor (perusahaan) dimana, yang menolaknya dimana, harus ada keseriusan dari investornya itu berpengaruh,” katanya.

    Eko menyebut, pemerintah daerah harusnya sudah menghilangkan sumber energi fosil karena tidak menguntungkan terhadap pendapatan daerah. Untuk itu, pihaknya mendorong pemerintah lebih memfokuskan pada pemanfaatan energi terbarukan panas bumi.

    “Saya lebih seneng sekarang pembangkit listrik di Banten di bubarin, ganti sama energi terbarukan, karena kalau energi terbarukan panas bumi nanti kita dapat royalti. Artinya Pemda akan dapat duit dari pembagian royalti tersebut, nah daripada yang fosil-fosil ini kan kita tidak dapat apa-apa kita cuman dapat polusinya doang kan,” ungkapnya.

    Energi panas bumi selain di Padarincang, sambung Eko, terdapat juga di beberapa wilayah seperti di Kabupaten Lebak. “Tapi ini belum ditetapkan karena harus lelang dulu dari pemerintah pusatnya,” tuturnya.

    Selanjutnya, ujar Eko, energi panas bumi termasuk sumber energi yang relatif bersih dan ramah lingkungan karena berasal dari dalam bumi. Energi ini sebagai alternatif pengganti energi fosil, sehingga aspek lingkungan dipastikan tidak akan terganggu dan tercemari.

    “Ya contoh ada di Jawa Barat (energi pans bumi terbesar di Indonesia), ketika ada panas bumi di situ lingkungan justru hijau karena akan terurus oleh panas bumi,” terangnya.

    Eko juga mengakui wilayah Banten memiliki lumbung energi pembangkit listrik yang besar, bahkan beberapa perusahaan sudah bercokol yakni Suralaya PLTU Jawa 7 dan 5 di Bojonegara ditambah industri Krakatau di Cilegon.

    “Artinya kita akan menghasilkan listrik banyak banget. Listrik yang kita hasilkan itu 7 ribu jadi ada 4 ribu lagi listrik yang akan kita manfaatkan,” jelasnya.

    Sejauh ini, disebutkan eko secara Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Banten mengharuskan untuk beralih ke kawasan Industri. Karena potensial untuk menggenjot sektor-sektor industri, terlebih didorong oleh kapasitas tenaga pembangkit listrik yang unggul.

    “Sangat mendukung (RTRW), nggak ada masalah, yang nggak mendukung cuma masyarakat doang kok,” tandasnya.(Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS)...
    - Advertisement -
    - Advertisement -