More

    Lagi, BNNP Musnahkan Ratusan Kilogram Sabu dan Ganja

    Must Read

    FPUIB di Polisikan, Advokat: Ada Orang Yang Benci Islam

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Warga Kota Serang berinisial H didampingi kuasa hukum dari Banten Lawyers Club (BLC) melaporkan dugaan pelanggaran protokol...

    Duh! Sebanyak 101 Pengawas Pilkada Kabupaten Serang Reaktif Covid-19

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Bawaslu Kabupaten Serang mencatat ada 101 Pengawas TPS (PTPS) yang tersebar di 29 kecamatan reaktif Covid-19 saat...

    Ribuan Orang Berkerumun Hadiri Haul Syekh Abdul Qadir Jaelani, Gubernur WH: Saya Tidak Hadir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) menyatakan, pihaknya secara resmi telah memberikan izin perihal acara Haul Syekh Abdul...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Banten memusnahkan Narkotika jenis sabu kurang lebih 989,7 kilo gram dan ganja sekitar 298 kilo gram dengan mesin incinerators boiler di halaman gedung BNNP Banten, Kota Serang, Rabu (22/7/2020).

    Kepala BNNP Banten Brigjenpol Tantan Sulistiyana mengatakan, pemusnahan barang haram tersebut merupakan hasil dari pengungkapan kasus yang diperoleh berdasarkan informasi masyarakat.

    “Semua kasus ini didapat dari masyarakat, setelah itu kami langsung melakukan penyelidikan dan menghasilkan penangkapan terhadap pelaku,” ucapnya kepada awak media di kantor BNNP Provinsi Banten, Kota Serang, Rabu (20/7/2020).

    Menurut dia, dari ke empat pelaku yang berhasil ditangkap yakni MD (21) dan SH (24) berperan sebagai kurir sabu yang ditangkap di Bandara Soekarno Hatta. Sedangkan GS (27) dan NP (26) berperan sebagai kurir ganja ditangkap di pintu keluar pintu Tol Merak.

    “Motif pelaku yang sabu, mereka sembunyikan di sepatu para tersangka di Bandara Soetta, terus yang kedua untuk yang ganja, yang ditangkap di mobil pengangkut buah alpukat,” katanya.

    Sejauh ini, lanjut Tantan, wilayah Banten merupakan tempat yang dijadikan transit barang haram tersebut. Sehingga aktivitas jual beli terselubung di Pelabuhan Merak harus segera dimusnahkan.

    “Ya seringkali para kurir sabu melakukan transaksi di sana (Pelabuhan Merak) mereka akan mendapatkan upah Rp 20 juta, sementara untuk ganja akan diberikan upah kalau sudah lewat Banten diberikan sekitar Rp 25 juta,” ungkapnya.

    Atas perbuatan tersebut, pelaku terancam Pasal 114 ayat 2 dan atau Pasal 111 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 UU tentang Narkotika dengan ancaman penjara selama 20 tahun atau seumur hidup.

    “Dari penangkapan sabu ini kita dapat menyelamatkan sekitar 1.650 ribu generasi bangsa, sedangkan untuk penangkapan ganja dapat menyelamatkan 1,9 juta generasi,” tandasnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Jadi Tempat Esek-Esek, Pemkot Serang Bakal Sulap Kepandean

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kerap dijadikan tempat esek-esek, Pasar Kepandean direncanakan bakal di tata ulang atau dijadikan tempat terbuka hijau pada...

    Puluhan Sekolah di Kota Serang Dikategorikan Belum Ramah Anak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Puluhan sekolah SMP di Kota Serang masih di dikategorikan sebagai Sekolah Ramah Anak. Pasalnya, masih banyak syarat-syarat yang belum terpenuhi dari sekolah...

    FPUIB di Polisikan, Advokat: Ada Orang Yang Benci Islam

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Warga Kota Serang berinisial H didampingi kuasa hukum dari Banten Lawyers Club (BLC) melaporkan dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) pada acara Apel...

    Diduga Deklarasi Damai Langgar Prokes, FPUIB di Polisikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Warga Kota Serang berinisial H melaporkan dugaan pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) pada acara Apel Akbar deklarasi damai yang digelar oleh Forum Persaudaraan...

    APBD Kota Serang Tahun 2021 Defisit 75 Miliar

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Serang tahun anggaran 2021 alami defisit sebesar Rp 75,5 miliar. Demikian hal tersebut di...
    - Advertisement -
    - Advertisement -