More

    Dalam Dua Pekan, Pemkab Serang Harus Selesaikan Persoalan Aset

    Must Read

    Nanang Dilantik Jadi Sekot, Ini Harapan Ketua DPRD Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi berharap kepada Nanang Saefudin yang sudah dilantik Sekertaris Daerah (Sekda) Kota...

    Dilantik Walikota, Nanang Saefudin Jabat Sekda Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin resmi melantik Nanang Saefudin sebagai Sekertaris Daerah Kota Serang. Pelantikan tersebut berdasarkan surat...

    Ganja Yang Gitu-Gitu dan Gini-Gini

    Kau tahu perdebatan suatu persoalan memang memakan banyak waktu dan tenaga. Banyak soal yang menjadi sebuah perdebatan dalam jagat...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi tenggang waktu dua pekan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang untuk menyelesaikan permasalah aset dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.

    “Ya secepat mungkin lah, kalau bisa besok-besok ya diserahkan, tapi mudah-mudahan dalam waktu dua minggu kedepan harus sudah diserahkan” ucap Koordinator Wilayah II Supervisi Pencegahan (Koorsupgah) KPK Asep Rahmat Suwanda usai memediasi pembahasan aset antara Pemkab dan Pemkot Serang di Aula Inspektorat Banten, KP3B, Kota Serang, Kamis (23/7/2020) kemarin.

    Dia menyebut, Pemkab dan Pemkot Serang sudah berikrar dan komitmen akan menyelesaikan masalah aset dalam waktu cepat.

    “Ya supaya ini tidak menjadi sesuatu yang tidak produktif, karena kan keduanya punya tugas mulia untuk melayani masyarakat,” katanya.

    Asep mengakui, tidak ada kendala dalam proses mediasi tersebut, akan tetapi perlu waktu untuk meyakinkan. Terlebih, KPK memiliki standar-standar kompleksitas soal aset. Untuk itu, prinsipnya bukan soal pencatatan aset, melainkan penggunaan aset tersebut urgensinya seperti apa.

    “Mudah-mudahan sebulan selesai,
    jadi sejak pemekaran kota, kabupaten sudah menyerahkan sekitar 97 persen aset yang ada di kabupaten ke Kota Serang, tinggal sisanya 3 persen lagi yang belum diserahkan,” terangnya.

    Sementara, Asisten Daerah (Asda) III Pemkab Serang Ida Nuraida mengaku, dari 3 persen aset yang belum diserahkan terdapat di 41 bidang luas tanah termasuk diatasnya masih ada beberapa bangunan.

    Kata Ida, sebelum diserahkan ke Pemkot Serang terlebih dahulu akan dilakukan Analsis secara rasional serta uji Ekonomi agar tidak saling merugikan.

    “Kami harus analisis dulu secara mendasar mana yang akan segera diserahkan. Kalau memang harus diserahkan tapi kita tidak pergunakan maka akan segera kita serahkan,” ujarnya.

    Dalam waktu dua minggu kedepan, lanjut Ida, Pemkab Serang akan menyerahkan beberapa aset termasuk bangunan KPU dan PMI karena aset tersebut tidak digunakan untuk pelayanan publik. Akan tetapi, menurutnya untuk pendopo atau Puspemkab tidak akan diserahkan dalam waktu dekat.

    “Kalau pendopo disarankan KPK untuk dijadikan (heritage) cagar budaya karena memiliki surat keterangan dari sekretariat negara,” tandasnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    HUT PDIP Ke-48, Bambang Berharap PDIP Lebih Disukai Masyarakat

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Serang Bambang Janoko berharap di Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP...

    Ganja Yang Gitu-Gitu dan Gini-Gini

    Kau tahu perdebatan suatu persoalan memang memakan banyak waktu dan tenaga. Banyak soal yang menjadi sebuah perdebatan dalam jagat alam semesta ini. Tapi, sebuah...

    Dilantik Walikota, Nanang Saefudin Jabat Sekda Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin resmi melantik Nanang Saefudin sebagai Sekertaris Daerah Kota Serang. Pelantikan tersebut berdasarkan surat keputusan Walikota Nomor 133/Kep.25-hub/2021 tanggal...

    Nanang Dilantik Jadi Sekot, Ini Harapan Ketua DPRD Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi berharap kepada Nanang Saefudin yang sudah dilantik Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Serang oleh Walikota Serang Syafrudin,...

    Digitalisasi dan Peluang Bisnis di Masa Pandemic Covid-19

    Pandemi Covid-19 yang terjadi secara global tentu saja berdampak terhadap berbagai sektor terutama di sektor ekonomi. Dampak perekonomian ini tidak hanya di rasakan secara...
    - Advertisement -
    - Advertisement -