More

    Terlibat Korupsi, Dua Mantan Dirut BGD Resmi Ditahan

    Must Read

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Tiga tersangka kasus korupsi Kerjasama Operasional (KSO) antara PT Banten Global Development (BGD) yang merupakan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) Banten resmi ditahan.

    Dari ketiga tersangka itu dua diantaranya mantan Direktur PT Banten Global Development (PT BGD) dan satu dari perusahaan yang dilibatkan SLS yaitu PT Satria Lautan Biru (SLB).

    Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Banten, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya mengatakan, telah melaksanakan penyerahan barang bukti, berkas, dan tersangka ke Kejaksaan Negeri Serang dalam perkara tindak pidana korupsi dana pemberian perjanjian modal kerja (PPMK) yang melibatkan mantan Dirut BGD. Kasus itu menelan kerugian negara senilai Rp 5,2 miliar.

    “Tiga tersangka dan tiga-tiganya sudah kita serahkan ke Kejati dan dilimpah untuk ditangani Kejaksaan Negeri beserta barang buktinya hari ini telah kita serahkan semua,” ujarnya di Kejaksaan Negeri Serang, Kota Serang, Banten, Kamis (23/7/2020) malam.

    Ketiga tersangka itu berinisial FR, RK dan IH. Satu Direktur Utama PT BGD, kedua Direktur Keuangan PT BGD, serta yang ketiga dari PT Satria Lautan Biru (SLB) sebagai pihak pengadaan Kapal.

    Lanjut AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, pihaknya telah selesai melakukan penghitungan dan barang bukti uang yang telah berhasil di sitanya sebesar Rp 1,1 miliar.

    “Barang bukti 1,1 Miliar kami sita,dan barang bukti lain berupa dokumen-dokumen dan surat, tanda terima pembayaran semuanya sudah kami serahkan ke Kejaksaan,” katanya.

    Disinggung terkait satu tersangka lainnya dengan inisial SS yakni Direktur SLS, AKBP Doffie mengakui saat ini masih melengkapi petunjuk jaksa. “Jika sudah lengkap dari P-19 atau pengembalian berkas perkara untuk dilengkapi Jaksa petunjuknya, maka akan segera kirim kembali, beserta menunggu hasil P-21 atau pemberitahuan bahwa hasil penyidikan sudah lengkap,” terangnya.

    Sementara itu, Kepala Kejari Serang Supardi mengkau, telah menerima pelimpahan berkas, barang bukti dan tiga tersangka KSO PT BGD dengan PT SLS. Menurutnya, pada saat penyidikan terdapat pengembalian kerugian keuangan negara oleh salah satu terdakwa sebesar Rp 1,1 miliar.

    “Ketiga terdakwa dilakukan penahanan di Rutan Polda Banten selama 20 hari terhitung mulai tanggal 23 Juli 2020 hingga 11 Agustus 2020,” ujarnya.

    Untuk diketahui, KSO senilai Rp5,917 miliar itu diperuntukkan kegiatan usaha tambang emas di Bayah, Kabupaten Lebak. Kontrak kerja itu berlaku selama setahun atau berakhir pada 28 Oktober 2016. Hingga kontrak berakhir, modal PT BGD Rp5,917 miliar tak kunjung dikembalikan oleh PT SLS. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...

    Dianggap Extra Ordinary Craem, Akademisi UNMA Desak Polda Banten Usut Pengedar Rokok Ilegal di Lebak Selatan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Akademisi Fakultas Hukum Pascasarjana Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten Ipul Saepuloh, mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Banten untuk mengusut tuntas peredaran rokok Ilegal...
    - Advertisement -
    - Advertisement -