More

    HMI MPO Serang Diminta Konsen Kawal Regulasi Disabilitas

    Must Read

    Setahun Hilang Dicuri, Kendaraan Faizal Berhasil Ditemukan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Faizal Rahman (39) warga Walantaka, Kota Serang, langsung bergegas mendatangi Mapolda Banten. Hal itu menyusul adanya, penangkapan puluhan...

    PSBB Banten Kembali Diperpanjang hingga Desember 2020

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Banten kembali diperpanjang selama satu bulan penuh. Keputusan tersebut tertuang dalam...

    Buruh Nilai KHL Tidak Sensitive Gender

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kesenjangan buruh gender dalam dunia pekerjaan dan upah dinilai semakin melebar, bahkan regulasi yang mengatur komponen kebutuhan...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Penyandang disabilitas di Kota Serang terkesan diabaikan, maka tak heran jika difabel merasa termarjinalkan, padahal secara konstitusional negara sudah menjamin memberikan perlindungan serta menjaga martabat yang melekat pada setiap manusia.

    Oleh sebab itu, Pengurus Bersar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Indonesia meminta HMI Cabang Serang untuk mengawal dan memastikan tegaknya perlindungan hukum terhadap pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di Kota Serang umumnya di Banten.

    “Salah satu rekomendasi kongres itu adalah PB HMI kedepan itu fokus pada isu-isu disabilitas. Kami di pengurus besar HMI itu sudah menjadi hal yang harus dipertanggungjawabkan, karena memang rekomendasi itu disampaikan oleh temen-teman Cabang Serang, kami PB HMI akan bagaimana isu-isu disabilitas bisa dikawal bersama,” ucap Sekjen PB HMI MPO Zunnur Roin usai menghadiri acara pelantikan pengurus HMI MPO Cabang Serang, Sabtu (25/07/2020) kemarin.

    Zunnur menyebut kompleksitas persoalan disabilitas hampir terjadi di 34 provinsi termasuk Banten. Namun Banten yang pertama kali meletupkan gerakan perlindungan disabilitas.

    “Skema yang akan kita lakukan kedepan adalah menjadikan teman-teman Cabang Serang sebagai leading sektor gerakan dalam hal pemenuhan hak-hak penyadang disabilitas,” tegasnya.

    Sejauh ini, lanjutnya, secara nasional regulasi yang mengatur tentang pemenuhan hak-hak disabilitas sudah dimuat dalam perundang-undangan. Meski begitu, menurutnya penyeleksian Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) yang seharusnya dua persen diisi oleh para penyandang disabilitas. Namun faktanya disabilitas masih tersisihkan.

    “Kami belum mengetahui apakah para penyandang disabilitas ini tidak melakukan proses penyeleksian dalam CASN, atau hak afirmasi itu tidak dipenuhi. Jika temuannya hak afirmasi itu tidak dipenuhi maka itu harus dipenuhi harus dari penyandang disabilitas,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Umum HMI MPO Cabang Serang, Diebaj Ghuroofie mengatakan, bahwa dalam kepengurusannya saat ini, membawa tiga isu utama. Isu tersebut yakni ramah disabilitas, keterbukaan informasi dan kebudayaan.

    “Untuk isu disabilitas dan keterbukaan informasi, memang telah menjadi isu besar kami selama periode sebelumnya. Tahun ini kami menambahkan kebudayaan sebagai isu utama,” katanya.

    Dari tiga isu tersebut, saat ini pihaknya paling menyoroti mengenai penyandang disabilitas. Menurutnya, baik Kota maupun Kabupaten Serang masih belum benar-benar melakukan pembangunan dan pelayanan yang ramah terhadap disabilitas.

    “Untuk Kota Serang, kami mengapresiasi pemkot dan DPRD yang telah mengesahkan Perda Disabilitas. Namun sayangnya, Perda tersebut saat ini masih sebatas aturan semata. Hal ini karena belum adanya Perwal Disabilitas sebagai peraturan teknis,” tandasnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan pencabulan tersebut menimpa Ika Lestari,...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) berhasil...

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi (PLTPB) alias Getohermal. Berdasarkan informasi yang...

    UMK Banten 2021 Naik Sebesar 1,5 Persen, Ini Besaranya

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2021 di seluruh wilayah Banten naik sebesar 1,5 persen. Penetapan tersebut tertuang...
    - Advertisement -
    - Advertisement -