More

    Kota Serang Dinilai Rawan Gerakan Paham Radikalisme

    Must Read

    UMK Banten 2021 Naik Sebesar 1,5 Persen, Ini Besaranya

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2021 di seluruh wilayah Banten naik...

    Pemkot Serang Khawatir Klaster Baru Penyebaran Covid-19 di BJB KCK Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah di tutup nya pelayanan pada Bank BJB KCK Banten, lantaran adanya klaster baru 83 pegawai dinyatakan...

    Banser Bantah Terlibat Dalam Deklarasi Penoalakan Habib Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ormas Banser Banten membantah keterlibatan dalam menolak rencana kehadiran pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Banten Amas Tadjuddin menyebutkan, Kota Serang rawan gerakan paham radikalisme.

    Amas menyampaikan, penyebaran wilayah potensi gerakan paham radikalisme hampir merata di enam kecamatan yang ada di Kota Serang. Sehingga hal tersebut perlu dilakukan pencegahan.

    “Potensi gerakan paham radikalisme di Ibukota Provinsi Banten tinggi dan potensial, harus dicegah,” tutur Amas kepada wartawan, Rabu (29/7/2020).

    “Merata dibeberapa kecamatan, semua merata, aliran juga banyak sampai (kasus) Ubur-ubur, Imam Mahdi,” lanjutnya.

    Selain itu, ucap dia, indikator lainnya seperti penangkapan terduga teroris di Kecamatan Kramatwatu yang masih masuk wilayah hukum Kota Serang, adanya Aparatur Sipil Negara yang terpapar paham radikalisme, dan munculnya kerajaan ubur-ubur.

    “Ini tugas bersama FKPT dan Pemkot Serang untuk menangani virus paham radikalisme,” tegasnya.

    “Selain itu, intoleransi radikalisme dan torerisme, terorisme sudah pasti radikal, kalau radikal sudah pasti intoleran, tapi kalau dari bawah sebaliknya belum tentu,” imbuhnya.

    Amas yang juga menjabat sebagai Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang harus berani menindak tegas jika ada ASN yang terpapar.

    “Pemkot cukup mendeteksi dan identifikasi jangan sampai ASN terpapar. Harus segera diingatkan. Jangan sampai seperti tahun lalu, ikut terkena,” tandasnya.

    Amas menuturkan bahwa Pemkot Serang dapat mengurangi ataupun mencegah potensi paham radikalisme tersebut dengan kegiatan-kegiatan yang berbasis pada kearifan lokal.

    “Misalnya muludan, solawatan di masjid, dan kegiatan lainnya menumbuh kembangkan daya tangkal,” jelasnya.

    Sementara itu, Wali Kota Serang Syafrudin menyangkal tingginya tingkat paham radikalisme tersebut bukan merupakan orang asli dari Kota Serang sendiri, melainkan dari luar daerah.

    “Tinggi, tapi bukan orang Kota Serang,” kata Wali Kota Serang.

    Selama ini, menurutnya teroris itu sulit untuk dibedakan serta ciri-cirinya yang tak terlihat. Namun, sering sekali di Kota Serang ada penangkapan teroris.

    “Padahal itu bukan warga Kota Serang,” pungkasnya. (Jon)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Tolak Keputusan Gubernur Soal UMK 2021, Buruh Banten Bakal Gelar Aksi Mogok

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan memasifkan sosialisasi penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim, terkait...

    Marinir Kawal Pembongkaran PLTPB, LBH: Negara Abaikan Hak Dasar Rakyat Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rakyat Banten menduga ada persoalan besar dalam rangkaian pemaksanaan mobilisasi alat berat PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG)...

    Awasi Anggaran Covid-19 dan Pilkada, KPK Sadap Ratusan Nomor Telepon

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango mengaku, pihaknya saat ini tengah melakukan upaya penyelidikan tindak pidana korupsi (Tipikor) secara tertutup...

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut keterangan warga setempat yang berada...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan pencabulan tersebut menimpa Ika Lestari,...
    - Advertisement -
    - Advertisement -