More

    Minim Pasokan, Harga Cabai Rawit di Pasar Rau Semakin ‘Pedas’

    Must Read

    Bawaslu Sebut Kota Cilegon Daerah Paling Rawan di Pilkada 2020

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Bawaslu Banten mencatat Kota Cilegon dengan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) dimensi kontestasi tertinggi dibandingkan empat Kabupaten/Kota pada...

    Untuk Pemulihan Ekonomi, Budi Rustandi Dorong Percepatan Raperda Ekonomi Kreatif

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi mendorong percepatan pengesahan Raperda Ekonomi Kreatif di Kota Serang. Hal itu...

    Gelar Diskusi Virtual, Kumandang Bandung Soroti Pentingnya Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Pandeglang (Kumandang) Bandung menggelar acara seri diskusi Kumandang Bandung Virtual...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Harga cabai rawit merah di Pasar Induk Rau (PIR) terus mengalami kenaikan dan semakin ‘pedas’ bagi kantong pembeli. Kenaikan itu terjadi karena tingginya permintaan konsumen pada momentum Idul Adha dan minimnya pasokan.

    Salah satu pedagang tradisional Pasar Rau Iman mengatakan, tren kenaikan berlangsung sejak dua hari terakhir, harga cabai rawit kini tembus dikisaran Rp 25 ribu perkilo yang sebelumnya hanya berkisar Rp 10 ribu perkilo.

    “Sekarang sudah naik lagi, tadinya kan hanya Rp10 ribu perkilo, sekarang naik jadi Rp 25 ribu, kenaikan ini setelah Idul Adha kemarin,” ucapnya kepada awak media saat ditemui di Pasar Rau, Kota Serang, Senin (3/8/2020).

    Iman menyebut, ditengah kenaikan harga cabai rawit justru bahan pokok lainnya seperti bawang mengalami penurunan harga.

    “Kemarin-kemarin mah harga bawang merah itu cuma Rp 38 ribu-an per kilo, tapi sekarang ini hanya Rp 24 ribu per kilo,” katanya.

    Sementara, ucap dia, bawang putih pun mengalami penurunan drastis semula dikisaran harga Rp 50 ribu perkilo, namun kali ini hanya Rp 13 ribu perkilo.

    “Ini penurunan bawang putih sangat parah sekali, bayangkan aja tadinya itu Rp50 ribu ini malah turun jadi Rp13 ribu perkilo,” tandasnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Geger Gunung Krakatau Bakal Meletus, Diskominfo Provinsi Banten Pastikan Hoaks

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Warga Tanah Jawara digegerkan terkait beredarnya sebuah rekaman pesan berantai berbentuk voice not (catatan suara) melalui WhatsApp...

    BNNP Banten Gagalkan Penyelundupan 310 Kilogram Ganja Asal Aceh

    SERANG/POSPUBLIK.CO-Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten berhasil menggagalkan aksi penyeludupan 301 kilogram narkotika jenis ganja, yang diselundupkan dalam bak kendaraan truk di Jalan Raya...

    Dua Pelaku Penggelapan Ribuan Sepatu Diringkus Satreskrim Polres Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dua orang pekerja kurir yang juga pelaku penggelapan ribuan sepatu ekspor bermerk New Balance milik PT Parklan World Indonesia (PWI) di tangkap...

    Pengangkatan Komisaris BUMD Menuai Polemik, Begini Kata DPRD Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Keputusan Gubernur Banten mengangkat Muhtarom sebagai Komisaris PT Agrobisnis Banten Mandiri (BUMD) berujung polemik. Pasalnya, Muhtarom saat ini masih menjabat sebagai kepala...

    Kujungi RS Kencana, Ketua DPRD Kota Serang Jadikan Bahan Studi Banding RSUD Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi melakukan kunjungan ke Rumah Sakit (RS) Kencana di Kota Serang, Selasa (30/9/2020). Kunjungan itu sebagai bentuk...
    - Advertisement -
    - Advertisement -