More

    Ustad di Pontang Meninggal Saat Sembelih Hewan Kurban

    Must Read

    LUIB Kecam Keras Ormas Penolak Kedatangan HRS ke Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah organisasi Islam yang tergabung dalam Laskar Umat Islam Banten (LUIB) mengecam keras ormas yang menolak kedatangan...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya...

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Warga di Desa Pontang, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, dikejutkan dengan adanya salah seorang Ustad yang meninggal saat proses penyembelihan hewan kurban pada hari Jumat (31/7/2020) kemarin.

    Diketahui, Ustad yang bernama Asmala tersebut meninggal dunia saat melakukan penyembelihan hewan kurban. Pasca kejadian itu langsung viral dan menggegerkan media sosial (medsos).

    Saat dikonfirmasi, Sabtu (1/8/2020) Kapolsek Pontang, AKP Sudibyo Wardoyo membenarkan atas meninggalnya salah satu ustad di Pontang saat prosesi penyembelihan hewan kurban. Namun, menurutnya Ustad tersebut sebelumnya memiliki riwayat penyakit jantung.

    AKP Sudibyo menuturkan kronologis kejadian tersebut bermula usai Ustad Asmala melaksanakan sholat Idul Adha, setelah itu ustad diminta untuk menyembelih hewan kurban, tapi saat penyembelihan berlangsung tiba-tiba ustad berhenti dan tersungkur kebelakang.

    “Saat menyembelih hewan, fisik kurang fit begitu nyembelih selesai langsung jatuh,” katanya kepada awak media.

    Sementara, ucap dia, setelah kejadian tersebut ustad Asmala langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk diberikan pertolongan.

    Akan tetapi, saat diperjalanan sebelum tiba di Puskesmas, nyawa Ustad Asmala tidak tertolong. Dengan begitu, kata dia, pihak keluarga Asmala langsung membawa jenazah orang tuanya tersebut untuk disemayamkan.

    “Sudah dimakamkan sore kemarin,” ujarnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -