More

    PPDB di Banten Dinilai Marak Titipan Siswa

    Must Read

    Janda Dua Anak Diringkus Polisi Usai Edarkan Sabu

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Seorang janda dua anak di ringkus Satreskrim Polres Serang usai edarkan sabu. LN (39) warga Tambora, Jakarta...

    Kejar Tiket Kejuaraan Dunia, Tim Banten Dragon Melaju di Nasional

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Atlet e-sport Banten mulai unjuk gigi dari Cabang Olahraga (Cabor) yakni Dota, Football Pes 2020, Tekken7, yang...

    Geger Gunung Krakatau Bakal Meletus, Diskominfo Provinsi Banten Pastikan Hoaks

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Warga Tanah Jawara digegerkan terkait beredarnya sebuah rekaman pesan berantai berbentuk voice not (catatan suara) melalui WhatsApp...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Banten bagi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Kejuruan SMA/SMK tengah berlangsung. Namun dalam pelaksanaannya PPDB 2020 ini dinilai masih fenomena titipan.

    Koordinator Wilayah (Korwil) Banten Jaringan Sekolah Untuk Semua (Jarsus) Ade Yunus mengatakan, kuota jalur titipan setiap tahun marak terjadi, terlebih proses titipan kemungkinan besar melibatkan oknum petinggi sekolah.

    “Kepala sekolah yang bermain harus dilakukan punnishment (sanksi), nah ini saya kira harus ditindaklanjuti Dindikbud untuk mengecek data kuota dengan data absensi,” ucapnya saat ditemui di Gedung DPRD Banten, Curug, Kota Serang, Kamis (6/8/2020).

    Yunus menyebut, ada empat jalur dalam penerimaan PPDB tahun ajaran 2020/2021 yakni jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas, dan terakhir jalur prestasi. Dari keempat jalur tersebut, potensi paling rawan ada di jalur perpindahan tugas orang tua.

    “Nah perpindahan jalur tugas ini janggal cuma berbeda kecamatan masa bisa pindah tugas, kan lucu asal sekolahnya dekat dengan yang dituju kok pindah tugas,” katanya.

    Oleh sebab itu, pihaknya meminta Dindikbud Banten untuk melakukan audit kuota PPDB keseluruh sekolah agar kejanggalan-kejanggalan tersebut bisa secepatnya diselesaikan.

    “Kita minta pak Kadis Dindikbud untuk melakukan audit karena banyak absen siswa dengan data dari kuota online itu tidak sesuai,” tegasnya.

    Sementara itu, Kabid SMA Dindikbud Banten, Rudi Prihadi mengatakan segala bentuk pelanggaran kegiatan PPDB harus diproses sesuai peraturan perundang-undangan. Untuk itu, proses pengawasan berlangsung dengan ketat guna meminimalisir kecurangan PPDB.

    “Kalau ada pelanggaran bersifat hukum kami mendukung sepenuhnya harus segera diproses,” ujarnya.

    Rudi mengakui sistem PPDB memiliki kelemahan sehingga diperlukan evaluasi untuk melakukan perbaikan di segala lini.

    “PPDB ini bukan sekata-kata pelaksanaannya, tapi lebih kepada persiapan bagaimana kita menyikapi Permen (peraturan menteri) serta Pergub (peraturan gubernur) dan Juknis (petunjuk teknis) PPDB.” Tandasnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Tega! Guru SD di Kabupaten Serang Cabuli Muridnya Sejak Kelas 5 SD

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial AG yang berprofesi sebagai guru Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Serang...

    Selama Sebulan, Polres Serang Kota Ungkap 19 Kasus Peredaran Narkoba

    SERANG/POSPUBLIK.CO-Kepolisian Resors (Polres) Serang Kota melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) berhasil mengungkap 19 kasus peredaran narkoba selama satu bulan pada September 2020 ini. "Kami dari...

    Geger Gunung Krakatau Bakal Meletus, Diskominfo Provinsi Banten Pastikan Hoaks

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Warga Tanah Jawara digegerkan terkait beredarnya sebuah rekaman pesan berantai berbentuk voice not (catatan suara) melalui WhatsApp group berisi rekaman yang menyebutkan...

    BNNP Banten Gagalkan Penyelundupan 310 Kilogram Ganja Asal Aceh

    SERANG/POSPUBLIK.CO-Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten berhasil menggagalkan aksi penyeludupan 301 kilogram narkotika jenis ganja, yang diselundupkan dalam bak kendaraan truk di Jalan Raya...

    Dua Pelaku Penggelapan Ribuan Sepatu Diringkus Satreskrim Polres Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dua orang pekerja kurir yang juga pelaku penggelapan ribuan sepatu ekspor bermerk New Balance milik PT Parklan World Indonesia (PWI) di tangkap...
    - Advertisement -
    - Advertisement -