More

    Sidang Gugatan Pemindahan RKUD Banten Masuk Tahap Penyerahan Resume Perdamaian

    Must Read

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Sidang Perdata gugatan dugaan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang dilakukan Gubernur Banten Wahidin Halim terkait Pemindahan RKUD Bank Banten ke Bank Jawa Barat (BJB) kini telah memasuki tahap mediasi kedua dengan agenda penyerahan resume perdamaian dari Ojat Sudrajat selaku pihak penggugat.

    Diketahui, berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 1 tahun 2016 sidang mediasi diberikan tenggat waktu selama 30 hari terhitung sejak persidangan mediasi pertama tertanggal 16 Juli 2020.

    Kuasa Hukum Penggugat Iron Fajrul Asroni mengatakan, penyerahan dokumen resume tersebut bertujuan untuk meminta seluruh prinsipal wajib hadir dalam agenda mediasi termasuk gubernur selaku tergugat II setelah direksi Bank Banten selaku tergugat I

    “Kami masih konsisten dengan gugatan, apa yang ada didalam gugatan itu kami harapkan dipenuhi oleh tergugat,” ucapnya saat ditemui di PN Serang, Kota Serang, Kamis (6/8/2020) kemarin.

    Fajrul mengakui saat ini tengah melakukan komunikasi dengan kuasa hukum tergugat, namun komunikasi itu tidak akan menggugurkan pokok perkara gugatan yang disengketakan di PN Serang.

    “Masih ada waktu untuk proses mediasi, ya kami tunggu bagaimana I’tikad baik untuk menyelesaikan ini diluar pengadilan, kalau nggak ya kita tetap lanjutkan ke persidangan terbuka,” katanya.

    Sementara itu, Kuasa Hukum dari Gubernur Banten dan Direksi Bank Banten Asep Abdullah Busro mengatakan, pihaknya mengapresiasi adanya permintaan maaf dari Pihak penggugat yang disampaikan oleh Ojat pada saat proses Mediasi perdana.

    “Kami pun menghormati usulan perdamaian dari Pihak Penggugat, resume Perdamaian akan kami koordinasikan dan bahas bersama prinsipal, dan hasilnya akan kami sampaikan secara tertulis dalam Resume Tergugat yang akan disampaikan pada sidang Mediasi ketiga yang diagendakan pelaksanaannya pada tanggal 19 Agustus 2020,” terangnya.

    Menurutnya, Ketidakhadiran Prinsipal baik Gubernur maupun direksi Bank Banten tidak memiliki daya ikat permasalahan yang fatal, karena sesuai peraturan Mahkamah Agung (PERMA) terkait Prosedur Mediasi para prinsipal jika terdapat alasan yang sah tidak memungkinkan hadir dalam pertemuan mediasi pada prinsipnya dapat diwakili oleh kuasa hukum.

    “Saya pikir tidak perlu lagi prinsipal untuk hadir,” ujarnya.

    Saat ini, pihaknya tengah berupaya agar seluruh permasalahan hukum terkait dengan Bank Banten dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya secara menyeluruh sesuai peraturan hukum yang berlaku.

    Oleh sebab itu, lanjutnya, demi menjaga stabilitas dan kepercayaan masyarakat dan calon investor serta memastikan upaya penyelamatan dan penyehatan kinerja Bank Banten yang sudah dilakukan oleh Gubernur Banten, Direksi Bank Banten dan seluruh stakeholder dapat berjalan dengan efektif dan optimal.

    “Kita harapkan tidak terganggu dan tersandera dengan adanya berbagai gugatan dan laporan hukum yang dilakukan oleh para pihak yang sengaja membuat membuat kegaduhan yang berdampak merugikan Bank Banten dan Masyarakat Banten,” tandasnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    HUT PDIP Ke-48, Bambang Berharap PDIP Lebih Disukai Masyarakat

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Serang Bambang Janoko berharap di Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP...

    Ganja Yang Gitu-Gitu dan Gini-Gini

    Kau tahu perdebatan suatu persoalan memang memakan banyak waktu dan tenaga. Banyak soal yang menjadi sebuah perdebatan dalam jagat alam semesta ini. Tapi, sebuah...

    Dilantik Walikota, Nanang Saefudin Jabat Sekda Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin resmi melantik Nanang Saefudin sebagai Sekertaris Daerah Kota Serang. Pelantikan tersebut berdasarkan surat keputusan Walikota Nomor 133/Kep.25-hub/2021 tanggal...

    Nanang Dilantik Jadi Sekot, Ini Harapan Ketua DPRD Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi berharap kepada Nanang Saefudin yang sudah dilantik Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Serang oleh Walikota Serang Syafrudin,...

    Digitalisasi dan Peluang Bisnis di Masa Pandemic Covid-19

    Pandemi Covid-19 yang terjadi secara global tentu saja berdampak terhadap berbagai sektor terutama di sektor ekonomi. Dampak perekonomian ini tidak hanya di rasakan secara...
    - Advertisement -
    - Advertisement -