More

    Catat! Ini Industri yang Kotori Sungai Ciujung

    Must Read

    Budi Rustandi Dorong Pemkot Ambil Alih Pengelolaan Lahan di Kasemen

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi dipastikan akan mendorong Pemkot Serang untuk mengambil pengelolaan lahan pertanian produktif...

    Pangdam III Siliwangi: 1.000 Personil TNI Akan Ikut Amankan Pilkada Serentak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - TNI-Polri sudah menyiapkan personil untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Banten. Pangdam III Siliwangi Mayjen...

    PSBB Banten Kembali Diperpanjang hingga Desember 2020

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Banten kembali diperpanjang selama satu bulan penuh. Keputusan tersebut tertuang dalam...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Bercokolnya ratusan industri di Kabupaten Serang memberikan dampak buruk terhadap kelestarian lingkungan. Lantaran Sungai Ciujung menjadi korban keganasan limbah-limbah industri yang sengaja dibuang ke bantaran sungai.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang Sri Budi Prihasto mengatakan, industri pembuang limbah langsung ke sungai merupakan industri-industri besar termasuk PT Indah Kiat

    “Ya perusahaan itu diantaranya PT Indah Kiat Pulp dan Papers, PT Cipta Paperia, dan PT Intercipta Kimia Pratama,” ucap Budi disela-sela disksui dengan Forum Group Diskusi (FGD) bertajuk ‘Menata Bersama Sungai Ciujung Kita’ bertempat di ruang rapat Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) Kabupaten Serang, Kamis (13/8/2020).

    Budi menyebut, perusahaan yang membuang limbah melalui Sungai Cikomay turut andil berkontribusi mencemari sungai yakni Kawasan Industri Modern Cikande.

    “Ada PT bahari Makmur Sejati, PT Sarini Agro Asia Corporindo, PT Kanemori Food Service, PT Rich Product Manufacturing Indonesia, PT Yarindo Farmatama, PT Nipon Indosari Corpindo, PT Multi Elok Cosmetics, PT Mitsuba dua dan tiga, PT Sunjin HJ, PT San Fang Indonesia,” ungkapnya.

    Selanjutnya, kata Budi, di Kawasan Industri Sancatama ada PT Alufrima Pacific Indonesia, PT Avian-avian, PT Kino Indonesia, PT Berri Indosari, PT Kelola Mina Laut, PT Polyplast Dwiputra pratama, PT Indonesia Nipon Seiki, PT Kelola Mina Laut.

    “Terakhir ada PT Charoen Pokhpan Indonesia (divisi RPH dan Pengelolaan ayam),” ujarnya.

    Budi mengungkapkan Untuk volume pembuangan limbah ke Sungai Ciujung terbesar di sumbang PT Indah Kiat yang memiliki volume 36 ribu ton.

    “Kawasan Modern Pancatama sekitar 20 sampai 30 ribu, kalau PT Indah Kiat sekitar 36 ribu ton limbah,” tandasnya.(Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq...

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak mempunyai izin akan di turunkan. Dirinya...

    Pangdam III Siliwangi: 1.000 Personil TNI Akan Ikut Amankan Pilkada Serentak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - TNI-Polri sudah menyiapkan personil untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Banten. Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto pun...

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui, peserta pada lelang jabatan Sekda...
    - Advertisement -
    - Advertisement -