More

    Masuk Dalam Skema PEN, Sport Center Dianggarkan Rp 510 Miliar

    Must Read

    FPUIB di Polisikan, Advokat: Ada Orang Yang Benci Islam

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Warga Kota Serang berinisial H didampingi kuasa hukum dari Banten Lawyers Club (BLC) melaporkan dugaan pelanggaran protokol...

    Ribuan Orang Berkerumun Hadiri Haul Syekh Abdul Qadir Jaelani, Gubernur WH: Saya Tidak Hadir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) menyatakan, pihaknya secara resmi telah memberikan izin perihal acara Haul Syekh Abdul...

    Waduh! Kapolsek Walantaka Dicopot Pasca Kerumunan pada Pertandingan Sepak Bola

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca adanya kerumunan pada pertandingan sepak bola di Kecamatan Walantaka pada Rabu (3/12) lalu, Kapolsek Walantaka AKP...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Pemerintah Provinsi Banten akan memasukan proyek sport center sebagai komposisi skema Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) daerah melalui pinjaman keuangan daerah kepada pemerintah pusat senilai Rp 856 miliar pada APBD Perubahan 2020.

    Pasalnya, dari Total Rp 856 miliar sekitar Rp 510 miliar rencanaya akan digunakan untuk pembangunan sport center.

    Sekda Banten Al Muktabar mengakui, sport center masuk dalam PEN sebagai upaya untuk menyerap banyak tenaga kerja sehingga dana dialokasikan untuk pembiayaan pekerja.

    “Agenda sport center itu akan menyerap banyak tenaga kerja, Jadi berdampak pada output atau pun outcome totalitasnya itu akan menggiatkan ekonomi daerah yang nanti akan menjadi agregat ekonomi nasional,” katanya saat ditemui di Gedung DPRD Banten, Rabu (12/8/2020) kemarin.

    Muktabar menyebut, Kepastian jumlah pembiayaan tidak jauh dari nilai perhitungan Rp 510 miliar. “Tidak sampai (Rp 510 miliar), kurang dikit, lihat nanti teknisnya,” ungkapnya.

    Muktabar mengungkapkan, rencana pinjaman keuangan daerah tidak akan bergeser jauh, namun bisa terjadi ketika ada verifikasi tertentu. Sementara, menurutnya Item yang diajukan sudah masuk pada tahap administrasi.

    “Bentuk final ada akadnya, nilainya masih tetap, nanti ada pergeseran kalau ada verifikasi tertentu,” terangnya.

    Diketahui, setelah ada penambahan senilai Rp 856 miliar, kini total keseluruhan pinjaman daerah ke pemerintah pusat mencapai Rp 4,9 triliun dari sebelumnya Rp 4,1 triliun yang masuk pada APBD Perubahan 2020 dan APBD 2021. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Harga Gabah Petani di Banten Alami Penurunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat rata-rata harga gabah di tingkat petani pada November 2020 mengalami penurunan. Penurunan...

    Waduh! Kapolsek Walantaka Dicopot Pasca Kerumunan pada Pertandingan Sepak Bola

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca adanya kerumunan pada pertandingan sepak bola di Kecamatan Walantaka pada Rabu (3/12) lalu, Kapolsek Walantaka AKP Kasmuri, di copot jabatannya dan...

    Pasca Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Serang Terendam Banjir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah diguyur hujan deras semalaman, beberapa wilayah di Kota Serang terendam banjir, seperti di Komplek Citra Gading, Kampung Munjul Jaya, Kelurahan Karundang dan...

    Kota Serang Dikepung Banjir, Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kota Serang kembali dikepung banjir setelah diguyur hujan sejak Rabu malam hingga kamis (3/12) pagi. Beberapa titik yang jadi langganan banjir diantaranya komplek...

    Banten Dinilai Darurat Kekerasan Perempuan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Hari Internasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan kerap diperingati setiap tanggal 25 November, namun kali ini berbeda lantaran dihadapkan dengan situasi pandemi corona,...
    - Advertisement -
    - Advertisement -