More

    Wagub Klaim Banten Keluar dari Peringkat Tiga Kasus Covid-19

    Must Read

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di...

    Disepakati, APBD 2021 Provinsi Banten Defisit Rp4,47 Triliun

    SERANG/POSPUBLIK.CO - DPRD Provinsi Banten menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2021 menjadi perda. Persetujuan diambil dalam...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengklaim bahwa wilayah Provinsi Banten telah berhasil keluar dari episentrum penyebaran Covid-19. Banten berhasil keluar dari peringkat ke tiga nasional pada Maret lalu menjadi peringkat ke 13 nasional.

    “Perbulan ini Alhamdulillah Banten telah keluar dari episentrum penyebaran Covid-19,” katanya saat menghadiri kampung tangguh Nusantara di Ciruas, Kabupaten Serang, Kamis (13/8/2020).

    Menurut, Andika keluarnya Banten dari episentrum Covid-19 berkat kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. “Tentu saya mewakili jajaran Pemprov Banten ingin menyampaikan apresiasi terkait hal tersebut. Terima kasih kepada masyarakat yang telah mematuhi protokol kesehatan,” ungkapnya.

    Anak mantan Gubernur Banten Ratu Atut Choisiyah itu menegaskan, penurunan tersebut ditunjukan dengan telah berubahnya zona merah dan orange menjadi zona kuning atau zona dengan tingkat penyebaran yang relatif rendah.

    “Di wilayah Tangerang, Pemprov Banten sampai dengan hari ini telah memperpanjang PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang kali ini masuk perpanjangan ke 8,” terangnya.

    Saat ini, ucap dia pemprov tengah berupaya untuk mengkaji menerapkan sejumlah pelonggaran dalam pelaksanaan PSBB guna menstimulasi perekonomian.

    “Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menstimulasi ekonomi, selain dengan terus memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang rentan terdampak,” tandasnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Jadi Tempat Esek-Esek, Pemkot Serang Bakal Sulap Kepandean

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kerap dijadikan tempat esek-esek, Pasar Kepandean direncanakan bakal di tata ulang atau dijadikan tempat terbuka hijau pada...

    Puluhan Sekolah di Kota Serang Dikategorikan Belum Ramah Anak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Puluhan sekolah SMP di Kota Serang masih di dikategorikan sebagai Sekolah Ramah Anak. Pasalnya, masih banyak syarat-syarat yang belum terpenuhi dari sekolah...

    FPUIB di Polisikan, Advokat: Ada Orang Yang Benci Islam

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Warga Kota Serang berinisial H didampingi kuasa hukum dari Banten Lawyers Club (BLC) melaporkan dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) pada acara Apel...

    Diduga Deklarasi Damai Langgar Prokes, FPUIB di Polisikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Warga Kota Serang berinisial H melaporkan dugaan pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) pada acara Apel Akbar deklarasi damai yang digelar oleh Forum Persaudaraan...

    APBD Kota Serang Tahun 2021 Defisit 75 Miliar

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Serang tahun anggaran 2021 alami defisit sebesar Rp 75,5 miliar. Demikian hal tersebut di...
    - Advertisement -
    - Advertisement -