More

    Berkedok Pengiriman Gula, Polda Banten Gagalkan Penyelundupan Ratusan Kilogram Ganja

    Must Read

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Polda Banten berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika berjenis ganja seberat 144 kilogram yang diselundupkan ke dalam truk pengiriman gula yang akan dikirimkan ke wilayah Tangerang.

    Kapolda Banten Irjen Fiandar mengatakan, barang haram yang diamankan oleh Polda Banten tersebut berasal dari Aceh yang dibawa oleh lima pelaku, yang kemudian ditangkap oleh Ditresnarkoba Polda Banten di rest area Bogeg, Kota Serang pada Rabu (5/8/2020). Kelima pelaku diantaranya MT (40), LA (29), FA (22), RP (20), RF (25).

    “Pergerakan dari wilayah Aceh menuju Jakarta melintasi Banten,” kata Fiandar saat melakukan konferensi pers di Mapolda Banten, Rabu (19/8/2020).

    Ditempat yang sama, Ditresnarkoba Polda Banten Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, ganja tersebut dimasukan ke dalam tiga karung besar yang diselipkan di dalam tumpukan gula.

    “Diselipkan di truk, memang dalam situasi Covid ini polisi memberikan pelayanan bagi sembako agar cepat diantar kepada masyarakat, namun disalahgunakan oleh para pelaku untuk menyisipkan narkoba tersebut dalam truk,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, kedua tersangka yang diamankan pertama adalah MT dan LA yang merupakan warga asal Lampung. Setelah melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka, kemudian dilakukan penangkapan selanjutnya kepada penerima ganja yang berada di wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang.

    Setelah itu, dua orang tersangka lainnya yaitu FA dan RP sebagai penjemput barang di wilayah Tangerang berhasil diamankan. Kemudian, Polda Banten juga menangkap RF, salah satu penerima terakhir yang ditangkap di jalan Pramukasari, Jakarta Pusat.

    “Para tersangka ternyata menggunakan modus ketika barang sudah akan diambil, diserahkan kunci mobil, kemudian disuruh mengisi kendaraannya nanti baru diambil lagi oleh penerima sehingga sel (jaringan) terputus antara pengirim, kurir dan penerima,” jelasnya.

    Atas peristiwa tersebut, kelima tersangka terancam pasal 114 ayat (2) JO pasal 111 ayat (2), pasal 132 ayat (2) Undang-Undang tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati. (RL)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek libur Idul Fitri. Diketahui, MenPAN-RB Tjahjo...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...
    - Advertisement -
    - Advertisement -