More

    Berkedok Pengiriman Gula, Polda Banten Gagalkan Penyelundupan Ratusan Kilogram Ganja

    Must Read

    Kota Serang Dikepung Banjir, Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kota Serang kembali dikepung banjir setelah diguyur hujan sejak Rabu malam hingga kamis (3/12) pagi. Beberapa titik yang...

    Ribuan Orang Berkerumun Hadiri Haul Syekh Abdul Qadir Jaelani, Gubernur WH: Saya Tidak Hadir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) menyatakan, pihaknya secara resmi telah memberikan izin perihal acara Haul Syekh Abdul...

    Disepakati, APBD 2021 Provinsi Banten Defisit Rp4,47 Triliun

    SERANG/POSPUBLIK.CO - DPRD Provinsi Banten menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2021 menjadi perda. Persetujuan diambil dalam...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Polda Banten berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika berjenis ganja seberat 144 kilogram yang diselundupkan ke dalam truk pengiriman gula yang akan dikirimkan ke wilayah Tangerang.

    Kapolda Banten Irjen Fiandar mengatakan, barang haram yang diamankan oleh Polda Banten tersebut berasal dari Aceh yang dibawa oleh lima pelaku, yang kemudian ditangkap oleh Ditresnarkoba Polda Banten di rest area Bogeg, Kota Serang pada Rabu (5/8/2020). Kelima pelaku diantaranya MT (40), LA (29), FA (22), RP (20), RF (25).

    “Pergerakan dari wilayah Aceh menuju Jakarta melintasi Banten,” kata Fiandar saat melakukan konferensi pers di Mapolda Banten, Rabu (19/8/2020).

    Ditempat yang sama, Ditresnarkoba Polda Banten Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, ganja tersebut dimasukan ke dalam tiga karung besar yang diselipkan di dalam tumpukan gula.

    “Diselipkan di truk, memang dalam situasi Covid ini polisi memberikan pelayanan bagi sembako agar cepat diantar kepada masyarakat, namun disalahgunakan oleh para pelaku untuk menyisipkan narkoba tersebut dalam truk,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, kedua tersangka yang diamankan pertama adalah MT dan LA yang merupakan warga asal Lampung. Setelah melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka, kemudian dilakukan penangkapan selanjutnya kepada penerima ganja yang berada di wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang.

    Setelah itu, dua orang tersangka lainnya yaitu FA dan RP sebagai penjemput barang di wilayah Tangerang berhasil diamankan. Kemudian, Polda Banten juga menangkap RF, salah satu penerima terakhir yang ditangkap di jalan Pramukasari, Jakarta Pusat.

    “Para tersangka ternyata menggunakan modus ketika barang sudah akan diambil, diserahkan kunci mobil, kemudian disuruh mengisi kendaraannya nanti baru diambil lagi oleh penerima sehingga sel (jaringan) terputus antara pengirim, kurir dan penerima,” jelasnya.

    Atas peristiwa tersebut, kelima tersangka terancam pasal 114 ayat (2) JO pasal 111 ayat (2), pasal 132 ayat (2) Undang-Undang tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati. (RL)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Harga Gabah Petani di Banten Alami Penurunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat rata-rata harga gabah di tingkat petani pada November 2020 mengalami penurunan. Penurunan...

    Waduh! Kapolsek Walantaka Dicopot Pasca Kerumunan pada Pertandingan Sepak Bola

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca adanya kerumunan pada pertandingan sepak bola di Kecamatan Walantaka pada Rabu (3/12) lalu, Kapolsek Walantaka AKP Kasmuri, di copot jabatannya dan...

    Pasca Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Serang Terendam Banjir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah diguyur hujan deras semalaman, beberapa wilayah di Kota Serang terendam banjir, seperti di Komplek Citra Gading, Kampung Munjul Jaya, Kelurahan Karundang dan...

    Kota Serang Dikepung Banjir, Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kota Serang kembali dikepung banjir setelah diguyur hujan sejak Rabu malam hingga kamis (3/12) pagi. Beberapa titik yang jadi langganan banjir diantaranya komplek...

    Banten Dinilai Darurat Kekerasan Perempuan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Hari Internasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan kerap diperingati setiap tanggal 25 November, namun kali ini berbeda lantaran dihadapkan dengan situasi pandemi corona,...
    - Advertisement -
    - Advertisement -