More

    Resmi, Sekolah Tatap Muka Ditunda

    Must Read

    LUIB Kecam Keras Ormas Penolak Kedatangan HRS ke Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah organisasi Islam yang tergabung dalam Laskar Umat Islam Banten (LUIB) mengecam keras ormas yang menolak kedatangan...

    Banser Bantah Terlibat Dalam Deklarasi Penoalakan Habib Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ormas Banser Banten membantah keterlibatan dalam menolak rencana kehadiran pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab...

    Sepanjang Oktober-November 2020, Polda Banten Bekuk 47 Tersangka Curanmor

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kepolisian Daerah (Polda) Banten beserta Polres jajaran berhasil membekuk 47 tersangka pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan mengungkap...

    SERANG/POSPUBPIK.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang resmi menunda pelaksanaan sekolah tatap muka yang baru berjalan sejak 18 Agustus lalu. Penundaan itu sesuai perubahan zona Covid-19 di Kota Serang dari zona kuning menjadi oranye.

    Hal tersebut dibenarkan Juru Bicara Covid-19 Kota Serang Hari W Pamungkas. Menurutnya, saat ini Kota Serang kembali menjadi zona oranye.

    “Betul (ditunda), ada di website covid19.go.id (zonasinya),” kata Hari yang juga Kepala Diskominfo Kota Serang, Kamis (20/8/2020).

    Ia mengatakan, terdapat 15 indikator yang menjadi pertimbangan perubahan zonasi suatu wilayah, salah satunya dilihat dari epidemologinya. Penentuan zonasi itu, ujar dia, merupakan kewenangan dari pemerintah pusat.

    “Salah satunya adalah tinjauan epidemiologi nya,” ucap dia.

    Sementara itu, secara resmi penundaan sekolah tatap muka di Kota Serang sesuai dengan surat edaran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang tentang penundaan pembelajaran tatap muka tertanggal 19 Agustus 2020.

    Dalam edaran itu disampaikan bahwa, pembelajaran tatap muka untuk jenjang SD dan SMP ditunda mulai tanggal 22 Agustus 2020 sampai dengan ada perubahan menjadi zona hijau atau kuning sebagai prasyarat diperkenankan kembali pembelajaran tatap muka di sekolah. (RL)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan pencabulan tersebut menimpa Ika Lestari,...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) berhasil...

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi (PLTPB) alias Getohermal. Berdasarkan informasi yang...

    UMK Banten 2021 Naik Sebesar 1,5 Persen, Ini Besaranya

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2021 di seluruh wilayah Banten naik sebesar 1,5 persen. Penetapan tersebut tertuang...
    - Advertisement -
    - Advertisement -