More

    Sekolah Tatap Muka Dihentikan, Begini Penjelasan Dindikbud

    Must Read

    PAD Kota Serang Tahun 2020 Tak Capai Target

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Serang tahun 2020 tak mencapai target, lantaran PAD ini hanya mencapai Rp190...

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak...

    Tiga Ormas di Banten Gelar Deklarasi Tolak Habib Rizieq Shihab ke Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tiga Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) terdiri dari Laskar Pendekar Banten Sejati (Lapbas), Jalak Banten, dan Barisan Ansor (Banser)...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Meskipun baru berjalan dua hari, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akhirnya menghentikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka. Karena, kasus Covid-19 di Kota Serang terus meningkat.

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang Wasis Dewanto menjelaskan, dihentikannya sekolah tatap muka yang baru berjalan karena Kota Serang kembali menjadi zona oranye. Sehingga, pembelajaran dikembalikan menjadi dalam jaringan (Daring).

    “Iya betul pembelajaran tatap mukanya ditutup kembali menjadi pembelajaran jarak jauh atau Belajar Dari Rumah, (BDR)” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (20/8/2020).

    Pihaknya, ucap Wasis, sudah melakukan koordinasi dengan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang yang juga Walikota Serang Syafrudin, untuk menutup kembali sekolah yang baru tiga hari dibuka sejak tanggal (18/8/2020).

    “Ya dasar kami mengambil keputusan penutupan tentu koordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19. Karena saya juga anggota sehingga Pak Wali selaku ketua gugus melihat update zona Kota Serang menjadi oranye, menyampaikan kepada kami untuk menutup pembelajaran tatap muka dan edaran Kadindik sudah disampaikan kepada semua sekolah,” katanya.

    Wasis mengatakan, pihaknya tidak ingin mengambil resiko yang tinggi, sehingga kegiatan sekolah tatap muka yang saat itu digencarkan oleh Pemkot Serang kembali diberhentikan.

    “Hingga Kota Serang kembali menjadi zona hijau minimal zona kuning. Intinya kita update terus data Covid-19 Kota Serang dari gugus Covid pusat,” tukasnya. (RL)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq...

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak mempunyai izin akan di turunkan. Dirinya...

    Pangdam III Siliwangi: 1.000 Personil TNI Akan Ikut Amankan Pilkada Serentak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - TNI-Polri sudah menyiapkan personil untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Banten. Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto pun...

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui, peserta pada lelang jabatan Sekda...
    - Advertisement -
    - Advertisement -