More

    Diduga Kelelahan, Goweser Asal Kramat Waktu Meninggal Dunia

    Must Read

    LUIB Kecam Keras Ormas Penolak Kedatangan HRS ke Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah organisasi Islam yang tergabung dalam Laskar Umat Islam Banten (LUIB) mengecam keras ormas yang menolak kedatangan...

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak...

    Tolak Keputusan Gubernur Soal UMK 2021, Buruh Banten Bakal Gelar Aksi Mogok

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan memasifkan sosialisasi penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim, terkait...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Pria bernama EBS (53) meninggal dunia saat bersepeda di Jalan raya Serang Cilegon tepatnya di Kampung Ranca Talas, Kelurahan Drangong, Taktakan Kota Serang, Sabtu (22/8/2020).

    Goweser ini merupakan warga Pondok Cilegon Indah (PCI) Blok C Nomor 4, RT 003 RW 005, Harjatani, Kramatwatu, Serang.

    Kasatlantas Kota Serang AKP Gesit Febriatmoko membenarkan telah menerima laporan kematian Goweser dari warga sekitar pukul 08.00 WIB.”Ya benar, kejadiannya tadi pagi sekitar 08.00, saat ini sudah ditangani pihak kepolisian,” katanya.

    Dia menyebut, Ketika itu korban berjalan dari arah Cilegon menuju arah Serang. “Saat tiba di tempat kejadian, diduga saat hendak berbelok ke kanan tiba- tiba langsung terjatuh tidak sadarkan diri,” ungkapnya.

    Selanjutnya, ucap dia, Korban ditolong warga, dan meminggirkan sepeda Polygon Strada warna abu-abu orange milik korban dari tengah jalan ke pinggir jalan. Namun pria tersebut dinyatakan meninggal

    “Korban lalu dievakuasi ke RSUD dr. Drajat Prawiranegara (RSDP). Berdasarkan hasil forensik korban diduga meninggal karena kelelahan dan memiliki penyakit hernia. Namun kami masih menunggu hasil visum dari dokter,” ujarnya.

    Saat ini, Gesit mengakui sepeda tersebut sudah diamankan di kantor unit laka lantas Polres Serang Kota untuk proses penyelidikan dan penyidikan.(Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS)...
    - Advertisement -
    - Advertisement -