More

    Berlanjut! Sidang Bank Banten Tak Temui Titik Terang

    Must Read

    HUT PDIP Ke-48, Bambang Berharap PDIP Lebih Disukai Masyarakat

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Serang Bambang Janoko berharap di Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP...

    Dilantik Walikota, Nanang Saefudin Jabat Sekda Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin resmi melantik Nanang Saefudin sebagai Sekertaris Daerah Kota Serang. Pelantikan tersebut berdasarkan surat...

    Ganja Yang Gitu-Gitu dan Gini-Gini

    Kau tahu perdebatan suatu persoalan memang memakan banyak waktu dan tenaga. Banyak soal yang menjadi sebuah perdebatan dalam jagat...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Gugatan perdata tentang persoalan Bank Banten belum menemui titik terang. Pasalnya, dalam sidang mediasi lanjutan agenda penyampaian jawaban dari tergugat berakhir tanpa jawaban.

    Gugatan perdata bernomor 90/Pdt.G/2020/PN.Sr g tentang persoalan Bank Banten melibatkan penggugat M Ojat Sudrajat soal penjualan aset Bank Banten berupa kredit ASN ke Bank BJB.

    M Ojat Sudrajat selaku penggugat mengakui telah menerima jawaban alasan penolakan Bank Banten yang dimuat dalam dokumen tertulis melalui kuasa hukum tergugat.

    Padahal, alasan pertama pertanyaan dari penggugat sudah masuk ke pokok perkara. Kedua, data-data yang diminta adalah rahasia bank berdasarkan undang-undang perbankan. Ketiga, permintaan kerugian materil dan imaterial serta permintaan maaf tidak dapat dikabulkan oleh tergugat karena merasa tidak pernah merugikan penggugat.

    “Atas jawaban itu agenda sidang mediasi akan kembali di gelar pada 26 Agustus 2020,” kata Ojat kepada awak media saat dikonfirmasi lewat seluller, Senin (24/8/2020).

    Ojat menyebut, sidang mediasi berikutnya kemungkinan besar agendanya hanya membacakan kesimpulan dari mediator atas hasil mediasi tersebut.

    “Jika nanti pas mediasi dianggap gagal maka akan dilanjutkan lagi ke persidangan, tapi sebaliknya jika dianggap berhasil maka akan dibuatkan akta kesepakatan,” katanya.

    Ojat mengungkapkan, berdasarkan UU Perbankan pasal 43 disebutkan bahwa dalam perkara perdata antara bank dengan nasabahnya, direksi bank yang bersangkutan dapat menginformasikan kepada pengadilan tentang keadaan keuangan nasabah yang bersangkutan dan memberikan keterangan lain yang relevan dengan perkara tersebut.

    “Apa yang kami mintakan itu tidak merupakan dokumen yang dikatagorikan sebagai rahasia bank,” tegasnya.

    Diketahui, pada 6 Agustus 2020 penggugat meminta kepada tergugat I untuk menyampaikan data berapakah jumlah debitur ASN yang sudah dijual kepada Bank BJB dan jumlah Nilai hasil penjualan asset ASN serta waktu detail penjualan asser ke BJB.

    Kemudian, penggugat meminta kepada Tergugat I, tergugat II, dan tergugat III untuk mengganti kerugian imateriil berupa potensi kerugian atas tindakan dengan sengaja melakukan penjuapan asset kredit ASN.

    Selanjutnya, kerugian lain oleh para tergugat pernyataan permintaan maaf dihadapan publik yang dilakukan oleh tergugat I, II, dan III, sebagai bentuk pertanggungjawaban moril dari tergugat.(Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    HUT PDIP Ke-48, Bambang Berharap PDIP Lebih Disukai Masyarakat

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Serang Bambang Janoko berharap di Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP...

    Ganja Yang Gitu-Gitu dan Gini-Gini

    Kau tahu perdebatan suatu persoalan memang memakan banyak waktu dan tenaga. Banyak soal yang menjadi sebuah perdebatan dalam jagat alam semesta ini. Tapi, sebuah...

    Dilantik Walikota, Nanang Saefudin Jabat Sekda Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin resmi melantik Nanang Saefudin sebagai Sekertaris Daerah Kota Serang. Pelantikan tersebut berdasarkan surat keputusan Walikota Nomor 133/Kep.25-hub/2021 tanggal...

    Nanang Dilantik Jadi Sekot, Ini Harapan Ketua DPRD Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi berharap kepada Nanang Saefudin yang sudah dilantik Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Serang oleh Walikota Serang Syafrudin,...

    Digitalisasi dan Peluang Bisnis di Masa Pandemic Covid-19

    Pandemi Covid-19 yang terjadi secara global tentu saja berdampak terhadap berbagai sektor terutama di sektor ekonomi. Dampak perekonomian ini tidak hanya di rasakan secara...
    - Advertisement -
    - Advertisement -