More

    Pupuk Subsidi Diprediksi Langka Sampai Akhir 2020

    Must Read

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    SERANG/POSPUBPIK.CO – Ditengah memasuki musim bercocok tanam, petani di Provinsi Banten harus dipersulit dengan langkanya pupuk bersubsidi. Padahal, pupuk menjadi salah satu kebutuhan dalam bertani.

    Kepala Bidang (Kabid) Prasarana dan Sarana Pertanian pada Dinas pertanian (Distan) Provinsi Banten Omar Syaifudin mengatakan, kelangkaan pupuk bersubsidi itu bukan hanya terjadi di Banten, tetapi diseluruh Indonesia. Ia memprediksi kelangkaan itu akan berlanjut hingga akhir tahun 2020.

    “Kelangkaan pupuk subsidi ini mungkin sampai akhir tahun 2020, bukan hanya di Banten tapi diseluruh Indonesia,” ucap Omar Syaifudin saat ditemui di ruang kerjanya Distan Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (24/8/2020).

    Omar menyebut, Kebijakan pupuk subsidi sepenuhnya dimiliki pemerintah pusat, sehingga pemerintah daerah tidak bisa berkutik untuk membantu kelangkaan pupuk tersebut.

    “Kita mah disini hanya menerima doang, kan yang mengeluarkan kebijakan subsidi itu mereka (menteri pertanian, red),” katanya.

    Dengan begitu, kata dia, petani harus bisa beralih ke pupuk non Subsidi karena jika menunggu alokasi dari pusat akan mengganggu produktifitas petani. “Para petani baiknya membeli pupuk non subsidi dulu, karena kan pupuk subsidi terbatas,” ungkapnya.

    Sejak kelangkaan pupuk, Omar mengaku telah melakukan koordinasi ke pusat agar pupuk di Banten bisa teratasi. Namun, hingga saat ini pemerintah pusat tidak pernah merespon permintaan pupuk tersebut.

    “Kita sudah beberapa kali minta ke pusat, ya minta tambahan kuota pupuk Subsidi cuma sampai sekarang belum dijawab,” terang Umar.

    Padahal, kata dia, pendistribusian pupuk bersubsidi itu sudah diatur oleh peraturan Menteri Perdagangan pada nomor 15/M-DAG/PER/4/2013 tentang pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian secara nasional, sedangkan untuk penerima dan harga diatur melalui Peraturan Menteri Pertanian Nomor 47/Permentan/SR.310/12/2007 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi.

    “Kalau di Banten yang ditunjuk menjadi distributor yaitu PT Pupuk Kujang dan Pupuk Kimia, pokoknya dua perusahaan itu saja, penyalurannya lewat mereka. Terus juga Lewat distributor dan agen-agen,” tandas Omar. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek libur Idul Fitri. Diketahui, MenPAN-RB Tjahjo...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...
    - Advertisement -
    - Advertisement -