More

    Soal Kasus Pengeroyokan di Cadasari, Korban Disebut Idap Gangguan Jiwa Berat

    Must Read

    Buruh Menunggu Keputusan UMK 2021

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, Al Hamidi memastikan Jumat besok (20/11/2020) Gubernur Banten...

    Setahun Hilang Dicuri, Kendaraan Faizal Berhasil Ditemukan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Faizal Rahman (39) warga Walantaka, Kota Serang, langsung bergegas mendatangi Mapolda Banten. Hal itu menyusul adanya, penangkapan puluhan...

    Klaster Perumahan Rawan Curanmor, Ratusan Kendaraan Berhasil di Amankan Polda Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Selama bulan Oktober hingga November jajaran Polres yang berada di Wilayah Hukum Polda Banten berhasil ungkap ratusan...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Kanit Reskrim Polsek Cadasari Aiptu Aap menyebut, korban kasus dugaan pengeroyokan terhadap Anta di Desa Sukajaya, Cadasari, Kabupaten Pandeglang bukanlah penyandang disabilitas. Tetapi, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

    “Anta (korban) itu tepatnya gangguan jiwa ya, bukan disabilitas. Kita sudah periksa dan bawa ke psikiater hasilnya itu gangguan jiwa berat,” ujar Kanit Reskrim Polsek Cadasari, Aiptu Aap, Selasa (25/8/2020).

    Aap juga menjelaskan, jika pihaknya sudah berupaya mengungkap kasus yang dialami oleh Anta, karena menurutnya persoalan yang terjadi pada Anta bukanlah persoalan individu melainkan persoalan khusus.

    “Kalau antar kampung itu biasanya lebih mudah untuk diungkap karena dapat dimintai keterangan. Sedangkan kasus Anta itu berbeda dari yang biasanya,” katanya.

    Bahkan, Ia menuturkan kasus Anta tersebut sangat menghabiskan waktu dan tenaga. Sebab, dalam proses tersebut dilakukan secara ekstra.

    “Sampai jam 11 malam, bahkan saya pernah memeriksa orang 1X24 jam karena untuk mencari duduk permasalahan dan ingin mengetahui kejadian sebenarnya,” tuturnya.

    Oleh sebab itu, ia mengakui sampai saat ini masih belum ada keterangan pasti tersangka terkait kasus penganiyaan terhadap Anta. Alasannya, kasus Anta terbilang sulit diungkap karena tidak bersifat individu.

    “Kasus seperti ini bukan kejadian yang individu, kalo kejadian individu biasanya kami sangat mudah, tapi intinya kami butuh waktu untuk dapat mengungkap,”

    Meski demikian, pihaknya masih terus berupaya untuk menangani kasus dugaan pengeroyokan terhadap Anta. Namun apabila kasus tersebut tidak dapat diselesaikan oleh Polsek Cadasari, pihaknya akan melimpahkan berkas ke Polres Pandeglang untuk ditangani secara maksimal.

    “Perkara ini nantinya akan diambil oleh Polres, jadi kalo kita belum bisa menemukan titik terang akan diambil oleh Polres, karena tenaganya lebih banyak dan profesional,” tukasnya. (RL)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Tolak Keputusan Gubernur Soal UMK 2021, Buruh Banten Bakal Gelar Aksi Mogok

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan memasifkan sosialisasi penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim, terkait...

    Marinir Kawal Pembongkaran PLTPB, LBH: Negara Abaikan Hak Dasar Rakyat Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rakyat Banten menduga ada persoalan besar dalam rangkaian pemaksanaan mobilisasi alat berat PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG)...

    Awasi Anggaran Covid-19 dan Pilkada, KPK Sadap Ratusan Nomor Telepon

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango mengaku, pihaknya saat ini tengah melakukan upaya penyelidikan tindak pidana korupsi (Tipikor) secara tertutup...

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut keterangan warga setempat yang berada...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan pencabulan tersebut menimpa Ika Lestari,...
    - Advertisement -
    - Advertisement -