More

    Dinilai Elitis, Lagu ‘Ayo Kita Bangkit Lawan Covid-19’ Menuai Kritik

    Must Read

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui,...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam...

    Marinir Kawal Pembongkaran PLTPB, LBH: Negara Abaikan Hak Dasar Rakyat Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rakyat Banten menduga ada persoalan besar dalam rangkaian pemaksanaan mobilisasi alat berat PT...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Lagu ‘Ayo Kita Bangkit Lawan Covid-19’ yang dirilis Gubernur Banten menuai kritik. Pasalnya, gaya kampanye melalui lagu dinilai terkesan elitis yang kontradiktif dengan kondisi objektif masyarakat Banten.

    Hal itu disampaikan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Banten Aliga Abdilah. Menurutnya, membangkitkan semangat perlawanan melalui lagu sangat tidak sesuai ditengah situasi masyarakat saat ini.

    “Boleh lah kita punya semangat untuk melawan Covid-19, tapi tidak juga melawan corona dengan sebuah lagu kan begitu menjadi hal yang lucu,” ucap Aligas saat dikonfirmasi lewat sambungan seluler pada Rabu (26/8/2020).

    Menurut Aliga, Gaya WH tidak mencerminkan sosok pemimpin yang seharusnya merancang konsep besar untuk mengurai masalah di masa Covid-19. Tak hanya kesehatan, melainkan sektor ekonomi kerakyatan saat ini dalam kondisi terpuruk.

    “Kalau kita lihat lagu itu sebetulnya kontradiktif, nah itu hanya bentuk riang gembiraan saja, bergembira di atas penderitaan rakyat,” katanya.

    Berkaca pada intruksi pemerintah pusat, Lanjut Aliga, peran vital kepala daerah harus menekan dampak ekonomi akibat Covid-19. “Dalam intruksi presiden bicara bahwa setiap kepala daerah harus pandai dalam menarik pedal gas dan menekan rem, satu sisi kesehatan harus tetap dijaga namun ekonomi harus tetap digenjot,” ungkapnya.

    Aliga mengungkapkan, Indonesia sedang berada di gerbang resesi karena pada triwulan ke II minus diangka 5, 3 persen. Dengan begitu, jika Indonesia mencatat penurunan pada triwulan ke III, bangsa ini akan resmi mengalami Resesi.

    “Nah apa yang seharusnya dilakukan Pemprov Banten segera menekan percepatan belanja domestik,” ujarnya.

    Sebab, ucap Aliga, Resesi bisa terjadi lantaran kombinasi faktor domestik seperti melemahnya permintaan masyarakat karena masih terjadi PSBB.

    “Nah salah satu upaya yang disarankan pemerintah pusat kan mendorong penggunaan belanja daerah agar konsumsi domestik bisa meningkat, nah posisi itu belum kita lihat,” terangnya.

    “Artinya dalam posisi ini kita masih belum bisa melihat keseriusan yg dilakukan provinsi banten dalam melawan covid sesuai dengan pengarahan presiden dimana serapan APBD Provinsi Banten baru diangka sekitar 37 persen, perbandingan ini jauh di atas pemprov DKI yang sudah di atas 40 persen dan juga jauh dengan NTB,” tambahnya.

    Aliga berharap, Gubernur Banten dapat mengambil langkah konkrit untuk memulihkan kondisi perekonomian rakyat.

    “Dalam kondisi ini sesegera mungkin ambil kebijakan untuk menyelamatkan ekonomi rakyat,” tandasnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS)...
    - Advertisement -
    - Advertisement -