More

    Melanggar Protokol Kesehatan, ASN Diancam Sanksi Pemecatan

    Must Read

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan...

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    LUIB Kecam Keras Ormas Penolak Kedatangan HRS ke Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah organisasi Islam yang tergabung dalam Laskar Umat Islam Banten (LUIB) mengecam keras ormas yang menolak kedatangan...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan memberikan sanksi tegas bagi pelanggar protokol kesehatan. Bahkan, bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Banten, sanksi yang diberikan bisa berupa pemecatan.

    Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy saat dikonfirmasi terkait sanksi dalam Pergub 38 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

    “Makanya kan ASN kalau melanggar itu sanksinya juga berat, sampai dengan penurunan pangkat atau pemecatan. Itu kalau sudah diberi peringatan tapi tetap melanggar ya,” ucap Andika saat ditemui di Pendopo Gubernur Banten, Curug, KP3B, Kota Serang, Rabu (26/8/2020).

    Selain itu, ucap dia, dalam pengawasannya terhadap masyarakat, pihaknya akan menggandeng unsur TNI-Polri. Namun, sanksi yang dikedepankan berupa sanksi yang mengedukasi.

    “Saya sudah menyepakati dengan TNI Polri jika melihat kondisi psikologis masyarakat terdampak ekonomi kita kedepankan dari sisi edukasinya dulu, Kita tahu keadaan masyarakat juga sedang sulit secara ekonomi. Kecuali sudah diingatkan tapi berulang kali masih melakukan ya baru denda,” katanya.

    Andika menyebut, Meski aturan itu sendiri dimaksudkan untuk menegakkan disiplin bukan berarti dalam pelaksanaannya diterapkan secara refresif, dimana hukuman akan langsung diberikan kepada yang melanggar, justru sisi kemanusiaan dan edukasi akan di kedepankan dalam pelaksanaan aturan tersebut.

    “Makanya kan timeline-nya juga satu minggu ini untuk sosialisasi dulu. Dan minggu berikutnya, jika pun ditemukan pelanggar, teguran dan edukasi yang akan di kedepankan,” katanya.

    Prinsipnya, ucap dia, Pergub tersebut sebagai upaya untuk memberi pemahaman tentang bahaya Covid-19 bagi masyarakat apabila tidak disiplin protokol kesehatan.

    “Sekali lagi saya tegaskan, aturan (Pergub) ini bukan untuk menghukum, tapi lebih kepada untuk mengedukasi masyarakat,” tegasnya.

    “Yang penting bagaimana Peraturan ini dapat memecut seluruh masyarakat untuk disiplin protap kesehatan dengan tiga M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” tuturnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq...

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak mempunyai izin akan di turunkan. Dirinya...

    Pangdam III Siliwangi: 1.000 Personil TNI Akan Ikut Amankan Pilkada Serentak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - TNI-Polri sudah menyiapkan personil untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Banten. Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto pun...

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui, peserta pada lelang jabatan Sekda...
    - Advertisement -
    - Advertisement -