More

    Klaster Baru Covid-19 Bermunculan, Begini Awal Penyebarannya

    Must Read

    Duh! Sebanyak 101 Pengawas Pilkada Kabupaten Serang Reaktif Covid-19

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Bawaslu Kabupaten Serang mencatat ada 101 Pengawas TPS (PTPS) yang tersebar di 29 kecamatan reaktif Covid-19 saat...

    Ditengah Pandemi Covid-19, Tarkam Bola Di Kota Serang Picu Kerumunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ditengah pandemi Covid-19, ribuan warga di Kampung Graha Cibogo, Kelurahan Nyapa, Kecamatan Walantaka, Kota Serang malah berkerumun...

    Berkah Jelang Pilkada Serentak Bagi Petugas Pelipat Surat Suara

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Jelang Pilkada serentak 2020 ternyata membawa berkah bagi para petugas pelipat surat suara untuk pemilihan bupati Serang...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Pemerintah Provinsi Banten telah mengeluarkan kebijakan wajib masker yang dituangkan dalam Pergub Nomor 38 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan, hal tersebut sebagai upaya untuk menekan penyebaran covid-19 hingga titik nol.

    Namun, ditengah geliat pemerintah menerbitkan kebijakan baru penyebaran Covid-19 tak kunjung mereda, fakta penyebarannya mulai terkuak termasuk dari klaster-klaster baru mulai bermunculan di Tanah Jawara.

    Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan Klaster baru Covid-19 muncul dari aktivitas warga carrier corona (pembawa) Covid-19 yang berkeliaran bebas masuk ke wilayah Banten.

    “Penularan yang sekarang ada ini kan dari luar Banten, karena sarana transportasi kan sudah dibuka, dan kelonggaran ekonomi juga sudah dibuka,” katanya saat ditemui di Pendopo Gubernur Banten, Rabu (27/8/2020) kemarin.

    Selain carrier corona, aktivitas warga silent carrier corona atau pembawa virus yang tidak mengetahui dirinya membawa virus tersebut turut dikhawatirkan. Andika mengakui, Provinsi Banten sempat masuk zona kuning Covid-19 pada awal agustus 2020. Namun beberapa hari terakhir peningkatan Covid-19 mulai masif, bahkan telah merubah zona Tangerang Raya yang kini kembali ke zona orange.

    “Ya pada saat awal Agustus lalu itu semua wilayah masuk zona kuning, tapi kan sekarang Tanggerang Raya orange lagi, makanya Kita akan pertahankan zona kuning bisa hijau kembali,” ungkapnya.

    Oleh sebab itu, Andika menegaskan perlu penegakan hukum peraturan protokol kesehatan guna memecut kesadaran masyarakat untuk mematuhi penggunaan masker. “Ya dengan kondisi kita sambil menunggu intruksi pusat mempersiapkan vaksin bagi masyarakat,” tandas Andika. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Harga Gabah Petani di Banten Alami Penurunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat rata-rata harga gabah di tingkat petani pada November 2020 mengalami penurunan. Penurunan...

    Waduh! Kapolsek Walantaka Dicopot Pasca Kerumunan pada Pertandingan Sepak Bola

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca adanya kerumunan pada pertandingan sepak bola di Kecamatan Walantaka pada Rabu (3/12) lalu, Kapolsek Walantaka AKP Kasmuri, di copot jabatannya dan...

    Pasca Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Serang Terendam Banjir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah diguyur hujan deras semalaman, beberapa wilayah di Kota Serang terendam banjir, seperti di Komplek Citra Gading, Kampung Munjul Jaya, Kelurahan Karundang dan...

    Kota Serang Dikepung Banjir, Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kota Serang kembali dikepung banjir setelah diguyur hujan sejak Rabu malam hingga kamis (3/12) pagi. Beberapa titik yang jadi langganan banjir diantaranya komplek...

    Banten Dinilai Darurat Kekerasan Perempuan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Hari Internasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan kerap diperingati setiap tanggal 25 November, namun kali ini berbeda lantaran dihadapkan dengan situasi pandemi corona,...
    - Advertisement -
    - Advertisement -