More

    Klaster Baru Covid-19 Bermunculan, Begini Awal Penyebarannya

    Must Read

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Pemerintah Provinsi Banten telah mengeluarkan kebijakan wajib masker yang dituangkan dalam Pergub Nomor 38 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan, hal tersebut sebagai upaya untuk menekan penyebaran covid-19 hingga titik nol.

    Namun, ditengah geliat pemerintah menerbitkan kebijakan baru penyebaran Covid-19 tak kunjung mereda, fakta penyebarannya mulai terkuak termasuk dari klaster-klaster baru mulai bermunculan di Tanah Jawara.

    Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan Klaster baru Covid-19 muncul dari aktivitas warga carrier corona (pembawa) Covid-19 yang berkeliaran bebas masuk ke wilayah Banten.

    “Penularan yang sekarang ada ini kan dari luar Banten, karena sarana transportasi kan sudah dibuka, dan kelonggaran ekonomi juga sudah dibuka,” katanya saat ditemui di Pendopo Gubernur Banten, Rabu (27/8/2020) kemarin.

    Selain carrier corona, aktivitas warga silent carrier corona atau pembawa virus yang tidak mengetahui dirinya membawa virus tersebut turut dikhawatirkan. Andika mengakui, Provinsi Banten sempat masuk zona kuning Covid-19 pada awal agustus 2020. Namun beberapa hari terakhir peningkatan Covid-19 mulai masif, bahkan telah merubah zona Tangerang Raya yang kini kembali ke zona orange.

    “Ya pada saat awal Agustus lalu itu semua wilayah masuk zona kuning, tapi kan sekarang Tanggerang Raya orange lagi, makanya Kita akan pertahankan zona kuning bisa hijau kembali,” ungkapnya.

    Oleh sebab itu, Andika menegaskan perlu penegakan hukum peraturan protokol kesehatan guna memecut kesadaran masyarakat untuk mematuhi penggunaan masker. “Ya dengan kondisi kita sambil menunggu intruksi pusat mempersiapkan vaksin bagi masyarakat,” tandas Andika. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek libur Idul Fitri. Diketahui, MenPAN-RB Tjahjo...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...
    - Advertisement -
    - Advertisement -