More

    Terkendala SK, Pemkot Serang Belum Salurkan Stimulus Bagi UMKM

    Must Read

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam...

    Tolak Keputusan Gubernur Soal UMK 2021, Buruh Banten Bakal Gelar Aksi Mogok

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan memasifkan sosialisasi penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim, terkait...

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang hingga saat ini belum menyalurkan stimulus bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Padahal, UMKM mengalami dampak akibat pandemi Covid-19.

    Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Kota Serang Yoyo Wicahyono mengaku, masih menunggu proses pengesahan Surat Keputusan (SK) dari Walikota Serang Syafrudin.

    “Proses dalam penandatangan Walikota dan pembuatan kartu ATM di Bank BJB, mudah-mudahan secepatnya lah. Ternyata memang proses penginputan dan lain sebagainya agak rumit juga,” ujarnya saat menghadiri salah satu acara UKM di Pasar Kepandean, Kamis (27/8/2020).

    Bantuan stimulus untuk UKM di Kota Serang, ucap dia, berasal dari APBD Kota Serang, yaitu Belanja Tak Terduga (BTT) Covid-19, dengan kuota sebanyak 10.238 UKM di Kota Serang.

    “Kita mendapatkan kuota untuk 10.238 UKM, dengan nilai Rp 5.119.000.000 (Lima miliar seratus sembilan belas juta rupiah),” katanya.

    Untuk bantuan stimulus itu, kata Yoyo, para UMKM hanya mendapatkan satu kali saja dengan nilai Rp 500 ribu. Dirinya juga mengatakan, saat ini sudah masuk pada tahap akhir.

    “Sudah tahap akhir, jadi kartu ATM nya sudah diproses BJB, minta waktu 14 hari, kemudian nunggu pengesahan SK walikota sudah di meja pak wali,” tukasnya. (RL)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -