More

    Mulai 1 September, Pemkab Serang Bakal Terapkan KBM Tatap Muka

    Must Read

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Pemerintah Kabupaten Serang akan memperbolehkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka. Sekolah tatap muka itu akan diberlakukan pada tanggal 1 September 2020 mendatang.

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang Asep mengatakan, pihaknya akan tetap membuka sekolah sesuai dengan ketentuan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri.

    “Iya tetap kita lakukan, ditanggal 1 September di sekolah yang ada di Kabupaten Serang,” katanya, Jumat (28/8/2020).

    Asep mengatakan, tidak ada kekhawatiran bagi Pemkab Serang ataupun pihak sekolah untuk mengikuti peraturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

    “Iya kalaupun berubah nantinya menjadi zona oranye, contoh ya pasti kita akan ikuti aturan, akan tetapi kan kita sekarang masih zona kuning. Artinya diperbolehkan,” ujarnya.

    Selain itu, KBM tersebut juga harus mendapatkan persetujuan dari orang tua siswa dan siswi. Namun hingga saat ini, pihaknya masih belum menerima surat persetujuan dari para orang tua siswa.

    “Tetapi saya pikir sepanjang nanti kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dibuka dan para siswa datang ke sekolah berarti itu kan termasuk persetujuan. Dan sampai saat ini belum ada gejolak penolakan,” terangnya.

    Menurutnya, penerapan KBM secara tatap muka tersebut merupakan masukan dari masyarakat secara umum.

    “Namun jika nanti ada orang tua dari murid yang menyatakan tidak ingin menyertakan anaknya pada proses KBM secara tatap muka langsung, ya monggo silakan,” katanya.

    Namun, untuk menjalankan KBM secara tatap muka, lanjut Asep, protokol kesehatan ketat harus disiapkan. Termasuk pihak sekolah harus menyiapkan alat penunjang protokol kesehatan, seperti hand sanitizer, tempat cuci tangan dan lainnya.

    “Jika tidak ada itu ya jangan harap bisa dibuka sekolahnya,” tegasnya.

    Selain alat penunjang protokol kesehatan, para guru pun wajib menjalankan tes Swab terlebih dahulu.

    “Dari Dinkes Kabupaten Serang menyatakan siap men-Swab Test para guru, akan tetapi dilakukan secara bertahap,” jelasnya. (Rul)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...

    Dianggap Extra Ordinary Craem, Akademisi UNMA Desak Polda Banten Usut Pengedar Rokok Ilegal di Lebak Selatan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Akademisi Fakultas Hukum Pascasarjana Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten Ipul Saepuloh, mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Banten untuk mengusut tuntas peredaran rokok Ilegal...
    - Advertisement -
    - Advertisement -