More

    Mulai 1 September, Pemkab Serang Bakal Terapkan KBM Tatap Muka

    Must Read

    Pemkot Serang Khawatir Klaster Baru Penyebaran Covid-19 di BJB KCK Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah di tutup nya pelayanan pada Bank BJB KCK Banten, lantaran adanya klaster baru 83 pegawai dinyatakan...

    Sepanjang Oktober-November 2020, Polda Banten Bekuk 47 Tersangka Curanmor

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kepolisian Daerah (Polda) Banten beserta Polres jajaran berhasil membekuk 47 tersangka pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan mengungkap...

    PAD Kota Serang Tahun 2020 Tak Capai Target

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Serang tahun 2020 tak mencapai target, lantaran PAD ini hanya mencapai Rp190...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Pemerintah Kabupaten Serang akan memperbolehkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka. Sekolah tatap muka itu akan diberlakukan pada tanggal 1 September 2020 mendatang.

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang Asep mengatakan, pihaknya akan tetap membuka sekolah sesuai dengan ketentuan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri.

    “Iya tetap kita lakukan, ditanggal 1 September di sekolah yang ada di Kabupaten Serang,” katanya, Jumat (28/8/2020).

    Asep mengatakan, tidak ada kekhawatiran bagi Pemkab Serang ataupun pihak sekolah untuk mengikuti peraturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

    “Iya kalaupun berubah nantinya menjadi zona oranye, contoh ya pasti kita akan ikuti aturan, akan tetapi kan kita sekarang masih zona kuning. Artinya diperbolehkan,” ujarnya.

    Selain itu, KBM tersebut juga harus mendapatkan persetujuan dari orang tua siswa dan siswi. Namun hingga saat ini, pihaknya masih belum menerima surat persetujuan dari para orang tua siswa.

    “Tetapi saya pikir sepanjang nanti kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dibuka dan para siswa datang ke sekolah berarti itu kan termasuk persetujuan. Dan sampai saat ini belum ada gejolak penolakan,” terangnya.

    Menurutnya, penerapan KBM secara tatap muka tersebut merupakan masukan dari masyarakat secara umum.

    “Namun jika nanti ada orang tua dari murid yang menyatakan tidak ingin menyertakan anaknya pada proses KBM secara tatap muka langsung, ya monggo silakan,” katanya.

    Namun, untuk menjalankan KBM secara tatap muka, lanjut Asep, protokol kesehatan ketat harus disiapkan. Termasuk pihak sekolah harus menyiapkan alat penunjang protokol kesehatan, seperti hand sanitizer, tempat cuci tangan dan lainnya.

    “Jika tidak ada itu ya jangan harap bisa dibuka sekolahnya,” tegasnya.

    Selain alat penunjang protokol kesehatan, para guru pun wajib menjalankan tes Swab terlebih dahulu.

    “Dari Dinkes Kabupaten Serang menyatakan siap men-Swab Test para guru, akan tetapi dilakukan secara bertahap,” jelasnya. (Rul)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui,...

    PAD Kota Serang Tahun 2020 Tak Capai Target

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Serang tahun 2020 tak mencapai target, lantaran PAD ini hanya mencapai Rp190 miliar dengan target Rp220 miliar....

    Tolak Keputusan Gubernur Soal UMK 2021, Buruh Banten Bakal Gelar Aksi Mogok

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan memasifkan sosialisasi penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim, terkait penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK)...

    Marinir Kawal Pembongkaran PLTPB, LBH: Negara Abaikan Hak Dasar Rakyat Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rakyat Banten menduga ada persoalan besar dalam rangkaian pemaksanaan mobilisasi alat berat PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG)...

    Awasi Anggaran Covid-19 dan Pilkada, KPK Sadap Ratusan Nomor Telepon

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango mengaku, pihaknya saat ini tengah melakukan upaya penyelidikan tindak pidana korupsi (Tipikor) secara tertutup...
    - Advertisement -
    - Advertisement -