More

    Dewan Ini Sebut Pencemaran Lingkungan Wajar

    Must Read

    UMK Banten 2021 Naik Sebesar 1,5 Persen, Ini Besaranya

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2021 di seluruh wilayah Banten naik...

    Banser Bantah Terlibat Dalam Deklarasi Penoalakan Habib Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ormas Banser Banten membantah keterlibatan dalam menolak rencana kehadiran pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab...

    Imbas Corona, Perusahaan Kecil di Banten Capai Satu Juta

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat jumlah Industri besar dan sedang di Banten pada tahun 2020...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Serang Khaerudin menyebut, pencemaran lingkungan yang ditimbulkan dari pengerukan tanah atau galian C di Bojonegara masih berada dalam batas wajar. Karena, hal itu menjadi syarat kemajuan suatu daerah.

    “Kemajuan suatu daerah itu pasti dampak negatifnya bising, berdebu itu semua untuk kemajuan suatu daerah, jadi kalau daerahnya aman, tenang berarti kan bukan maju,” ucapnya kepada awak media saat ditemui di ruang kerjanya DPRD Kabupaten Serang, selasa (1/9/2020).

    Tak hanya itu, ditegaskan Khaerudin bahwa munculnya beberapa pabrik pun harus didukung untuk menggenjot sektor perekonomian masyarakat. Alasannya, dengan pabrik pengangguran dapat teratasi.

    “Adanya pabrik memberikan sumbangsih terhadap tega kerja, apalagi saat ini kan kesulitan. Artinya roda perekonomian bisa digerakkan lewat perusahaan-perusahaan yang ada disitu (Bojonegara) jadi, bukan karyawannya saja pedagangnya pun juga bisa berjalan,” katanya.

    Khaerudin mengakui, ada kelompok yang tidak mengindahkan perusahaan karena dianggap menimbulkan pencemaran lingkungan, menurutnya masyarakat harus paham bahwa konsekuensi lingkungan pasti ada tapi wajar karena terjadi di kawasan industri.

    “Jadi, untuk sementara ini Bojonegara-Pulaoampel masih aman,” ujarnya.

    Sejauh ini, sambung dia, penyerapan tenaga kerja lokal di Bojonegara mencapai 60 persen. Sehingga nilai ekonomis masyarakat semakin tinggi.

    “Tenaga kerja 60 persennya dari lokal, sedangkan 40 persen dari luar, yang dari luar itu hanya tenaga-tenaga ahli saja, untuk tenaga kasar, non skil itu ya dari pribumi yang diutamakan,” ungkapnya.

    Disinggung soal data kemiskinan, Khaerudin kembali menegaskan bahwa kemiskinan masyarakat Bojonegara sekarang sudah berkurang.

    “kita lihat ril dari sandang, pangan dan papan kalau disana rata-rata ya masyarakatnya berpenghuni rumahnya cukup bagus, tidak ada yang dibawah rata-rata semua sama karena mereka hampir semuanya bekerja dipabrik,” tandasnya. (Moch)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan pencabulan tersebut menimpa Ika Lestari,...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) berhasil...

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi (PLTPB) alias Getohermal. Berdasarkan informasi yang...

    UMK Banten 2021 Naik Sebesar 1,5 Persen, Ini Besaranya

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2021 di seluruh wilayah Banten naik sebesar 1,5 persen. Penetapan tersebut tertuang...
    - Advertisement -
    - Advertisement -