More

    Tak Pakai Masker, Sejumlah Warga di Kota Serang Disanksi Push Up

    Must Read

    Tolak Keputusan Gubernur Soal UMK 2021, Buruh Banten Bakal Gelar Aksi Mogok

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan memasifkan sosialisasi penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim, terkait...

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Sejumlah warga Kota Serang yang berada di kawasan Pasar Lama terjaring razia oleh Satpol PP Kota Serang, Rabu (2/9/2020). Mereka tidak mengenakan masker dan diberikan sanksi sosial dari mulai teguran, push up, bernyanyi hingga menghafal Pancasila.

    Pantauan di lokasi, salah satu warga yang terjaring razia harus berulang-ulang menghafal Pancasila, karena teks yang diucapkannya tidak sesuai. Selain itu, petugas juga memberikan sanksi push up hingga bernyanyi kepada warga yang tidak mengenakan masker.

    “Ini merupakan razia pendisiplinan protokol kesehatan bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker saat melakukan aktifitas di luar rumah dalam rangka memutus mata rantai covid19,” kata Kasatpol PP Kusna Ramdani.

    Hal itu dilakukan, merupakan bagian dari penerapan Peraturan Walikota Serang No 30 tahun 2020 tentang penegakan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19.

    “Masih banyak masyarakat yang terkena razia, kami memberikan hukuman sosial seperti menyebutkan Pancasila dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, bernyanyi dan push up,” ungkapnya.

    Kegiatan ini pun akan terus dilakukan selama satu bulan agar masyarakat bisa disiplin dalam penerapan protokol kesehatan.

    “Razia pendisiplinan protokol kesehatan akan di gelar satu bulan kedepan dengan lokasi dan tempat yang berbeda beda,” tukasnya. (Rul)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS)...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq...
    - Advertisement -
    - Advertisement -