More

    Mahasiswa Dikabarkan Positif Covid-19, Fakultas FEBI UIN Banten Tutup Layanan

    Must Read

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Seorang mahasiswa UIN SMH Banten dikabarkan positif Covid-19. Informasi tersebut beredar via WhatsApp yang mengatasnamakan Ketua Jurusan Ekonomi Syariah menyatakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) maupun jurusan diberhentikan sementara.

    Pesan siaran tersebut berisi bahwa layanan offline jurusan Ekonomi Syariah ditutup sementara. Selain itu, mahasiswa juga tidak diperbolehkan masuk fakultas maupun kampus, meskipun untuk melakukan bimbingan, antar berkas atau hal lain sebagainya, mulai tanggal 4-20 September 2020.

    Saat awak media mencari tahu kebenarannya dengan mendatangi gedung fakultas FEBI UIN Banten, seorang pria menghampiri awak media dan langsung menanyakan perihal tujuan mendatangi gedung tersebut.

    Ia pun mengatakan bahwa, pelayanan di FEBI dihentikan sementara. Saat ditanya kenapa diberhentikan sementara, dirinya menjawab karena ada seorang mahasiswa yang berasal dari jurusan Ekonomi Syariah dikabarkan positif Covid-19.

    “Sementara pelayanan ditutup sementara dulu mas. Kan ini masa lockdown, terus ada mahasiswa anak Ekonomi Syariah positif Covid-19,” ujarnya, Jumat (4/9/2020).

    Sementara itu, Dekan FEBI UIN SMH Banten, Nihayatul Maskuroh mengaku belum mengetahui adanya penutupan layanan offline di Jurusan Ekonomi Syariah.

    Begitu pula dengan kabar salah satu mahasiswa UIN SMH Banten yang terkonfirmasi Covid-19. Namun ia juga tidak menyebut informasi tersebut sebagai informasi hoaks.

    “Kan saya belum tahu. Jadi ini masih belum jelas. Belum, belum ada informasinya. Rapat dekan juga masih belum ada,” tukasnya. (Rul)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek libur Idul Fitri. Diketahui, MenPAN-RB Tjahjo...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...
    - Advertisement -
    - Advertisement -