More

    Pemkot Serang Dilema Kembali Terapkan KBM Tatap Muka

    Must Read

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan...

    Tiga Ormas di Banten Gelar Deklarasi Tolak Habib Rizieq Shihab ke Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tiga Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) terdiri dari Laskar Pendekar Banten Sejati (Lapbas), Jalak Banten, dan Barisan Ansor (Banser)...

    Banser Bantah Terlibat Dalam Deklarasi Penoalakan Habib Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ormas Banser Banten membantah keterlibatan dalam menolak rencana kehadiran pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab...

    SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terlihat bimbang untuk kembali menerapkan sekolah tatap muka. Hal itu lantaran, masih terjadi pro dan kontra dari orang tua siswa, karena khawatir dengan kondisi Kota Serang ditengah pandemi Covid-19.

    Wakil Wali Kota Serang Subadri Ushuludin mengatakan, untuk menerapkan sekolah tatap muka kembali sangat dilema. Sebelumnya, kata Subadri, Pemkot Serang sempat menjalankan sekolah tatap muka yang hanya bertahan tiga hari saja.

    “Ini dilema ya, sebelumnya kami menyerap aspirasi dari masyarakat untuk menerapkan KBM tatap muka tuh, namun hanya bertahan tiga hari saja karena ada larangan dari Pemerintah Provinsi Banten, dan pemerintah pusat,” ujarnya kepada awak media, Jumat (4/9/2020).

    Larangan untuk menerapkan sekolah tatap muka di Kota Serang pada saat itu, akibat dari semakin bertambahnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga merubah status zona dari kuning ke oranye.

    Pihaknya pun masih mempertimbangkan untuk menerapkan sekolah tatap muka kembali di Kota Serang.

    “Selagi itu banyak manfaatnya, Pemkot Serang harus hadir dan harus bersikap. Kalo pun harus di buka sekolah tatap muka kembali, kami harus melihat positif nya lebih banyak dibandingkan negatifnya. Artinya mau diberlakukan kembali atau tidak itu tergantung keadaan dan situasi virus Covid-19,” tukasnya. (Rul)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq...

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak mempunyai izin akan di turunkan. Dirinya...

    Pangdam III Siliwangi: 1.000 Personil TNI Akan Ikut Amankan Pilkada Serentak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - TNI-Polri sudah menyiapkan personil untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Banten. Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto pun...

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui, peserta pada lelang jabatan Sekda...
    - Advertisement -
    - Advertisement -