More

    Pendaftaran Balon Bupati Serang Abaikan Protokol Kesehatan

    Must Read

    Tiga Ormas di Banten Gelar Deklarasi Tolak Habib Rizieq Shihab ke Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tiga Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) terdiri dari Laskar Pendekar Banten Sejati (Lapbas), Jalak Banten, dan Barisan Ansor (Banser)...

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi...

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Pendaftaran pertama bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Serang Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang mengabaikan protokol kesehatan.

    Pasalnya, pendukung dan simpatisan adik mantan Gubernur Banten itu berdesak-desakan mengerumuni KPU, bahkan ada yang terpantau tidak menggunakan masker. Sehingga berpotensi menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19.

    Ketua KPU Kabupaten Serang Abidin Nasyar mengatakan, pihaknya sudah mengimbau agar seluruh relawan pendukung calon untuk menerapkan protokol Covid-19. Namun, tetap saja keramaian tidak dapat dihindarkan.

    “Kita sudah berikan imbauan agar menerapkan protokol Covid-19, Tapi ya namanya juga manusia,” kata Abidin kepada awak media saat ditemui di Kantor KPU Kabupaten Serang, Sabtu (5/9/2020).

    Menurut dia, penegakan sanksi protokol Covid-19 ada di wilayah aparat keamanan. Dengan begitu, pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk menertibkan kerumunan massa.

    “Keramaian dan arak-arakan domain bukan kita ya, itu pihak keamanan, yang jelas kita sudah menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.

    Disinggung terkait PKPU larangan arak-arakan, konvoi, maupun kerumunan massa dalam jumlah besar saat mengantarkan bakal pasangan calon untuk mendaftarkan diri ke KPU, Abidin mengakui sudah menjalankan dasar hukum tersebut. Namun, parpol pengusung tidak menjalankan imbauan KPU.

    “Itu kan sudah jelas kita sudah sampaikan kepada meraka (parpol pengusung,red) adapun di indahkan atau tidak itu kan domainnya mereka kan seperti itu,” terangnya.

    “Kita sudah berikan surat pemberitahuan yang masuk ke dalam kita sterilisasi, temen-temen paham bahwa kita ini sedang melakukan social distancing sekarang kan penyebaran Covid-19 setinggi-tingginya kan gitu,” tuturnya.

    Untuk pendaftaran Bacalon berikutnya, ditegaskan Abidin, baik pasangan bakal calon maupun Parpol pengusung wajib menerapkan protokol Covid-19. Terlebih untuk relawan dan simpatisan tidak boleh melakukan aksi konvoi, berkerumun dan lain sebagainya.

    “Yang didalam juga kita batasi hanya 100 orang yang boleh masuk itu paslon, ketua, sekertaris parpol. Nah bagi pendukungnya silahkan menunggu diluar gunakan protokol Covid-19,” tandasnya.

    Sekedar Informasi, dalam PKPU Nomor 10 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas PKPU Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Walikota Serentak Lanjutan dalam kondisi bencana Non alam Covid-19.

    Sebagaimana tercantum dalam pasal 49 ayat (3) disebutkan bahwa KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota menyampaikan tata cara pendaftaran bakal pasangan calon, dengan ketentuan hanya dihadiri Ketua dan Sekertaris atau sebutan lain partai politik dan/atau gabungan partai politik pengusung dan bakal pengusung calon dan/atau Bakal pasangan calon perseorangan. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS)...
    - Advertisement -
    - Advertisement -