More

    Selain Pemilik Id Card Khusus, KPU Kabupaten Serang Larang Awak Media Laksanakan Peliputan

    Must Read

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan...

    Tolak Keputusan Gubernur Soal UMK 2021, Buruh Banten Bakal Gelar Aksi Mogok

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan memasifkan sosialisasi penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim, terkait...

    LUIB Kecam Keras Ormas Penolak Kedatangan HRS ke Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah organisasi Islam yang tergabung dalam Laskar Umat Islam Banten (LUIB) mengecam keras ormas yang menolak kedatangan...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Serang membatasi awak media yang sedang melaksanakan peliputan. Akibatnya, banyak wartawan hanya bisa menonton diluar pagar pada saat pendaftaran bakal calon Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Serang.

    Pantauan di lapangan, gerbang KPUD dijaga ketat baik oleh petugas KPU maupun aparat kemanan, tidak semua wartawan yang melaksanakan tugas diizinkan masuk. Beberapa wartawan yang diizinkan masuk hanya yang memiliki kartu pengenal (Id Card) khusus peliputan dari KPU.

    “Id card mana?,” kata salah satu petugas yang mengenakan pakaian batik saat berjaga di gerbang KPU Kabupaten Serang, Sabtu (5/9/2020).

    Selain media khusus yang telah disepakati KPU, ucap dia, media lain tidak boleh melakukan peliputan di kantor KPU. Padahal, para wartawan patuh menjalankan protokol kesehatan dengan mengenakan masker dan membawa hand sanitizer.

    “Nggak boleh masuk. Sudah dibatasi 17 media,” tuturnya.

    Disinggung terkait dasar hukum pelarangan itu, petugas mengakui hanya menjalankan instruksi atasannya yakni Ketua KPU Kabupaten Serang. “Perintahnya begitu. Kami tahu media banyak, tapi ini atas perintah,” terangnya.

    Perlu diketahui, pembukaan daftar Balon Bupati dan Wakil Bupati Serang digelar mulai tanggal 4 hingga 6 September 2020. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -